Menteri Pertanian bantah terlibat kasus suap impor daging

  • 1 Februari 2013
daging sapi impor
Image caption Kasus penyuapan impor daging sapi melibatkan seorang petinggi partai.

Menteri Pertanian Suswono membantah kementeriannya terkait dalam kasus dugaan suap impor daging sapi yang melibatkan rekan satu partainya.

Menteri yang berasal dari Partai Keadilan Sejahtera ini, menggelar jumpa pers untuk menjelaskan mekanisme penetapan impor daging sapi, sehari setelah kantornya digeledah penyidik KPK.

Menteri Pertanian Suswono dalam keterangan pers menyampaikan keanehannya terhadap kasus dugaan suap impor daging sapi yang melibatkan sesama anggota partainya.

Suswono beralasan kementeriannya justru mengusulkan impor daging dan sapi tahun 2013 yang sudah ditetapkan sebesar 80 ribu ton tidak ditambah.

Dia juga menyebut kebijakan itu sebagai upaya untuk memaksimalkan produksi dalam negeri.

Suswono mengatakan masalah kuota impor daging sapi ini diputuskan melalui rapat lintas kementerian dalam rapat dengan Menko Perekonomian.

''Ini makanya saya lagi bingung, ini apa sebetulnya dibalik ini, karena apa pembagian alokasi ini untuk tahun ini sudah selesai yang 80 ribu, baik daging ataupun bakalan.''

''Padahal kalau dia mau minta tambah, wong saya tanggal 22 Januari sudah menulis surat ke Menko Perekonomian, karena memang ada wacana kan anda pasti dengar ada beberapa kalangan pejabat yang juga mengungkapkan perlunya evaluasi dan perlunya tambahan kuota impor.''

''Justru bukan muncul dari Kementrian Pertanian tambahan impor itu,'' kata Suswono.

Transparan

Suswono menambahkan selama ini penetapan jatah perusahaan untuk mengimpor dilakukan melalui verifikasi yang terbuka.

Tetapi Ketua Asosiasi Importir Daging Seluruh Indonesia, Thomas Sembiring kepada wartawan BBC Indonesia Sri Lestari justru menyampaikan hal yang berbeda.

''Tidak pernah dipublikasi, jadi hasil umpamanya tahun ini 2013 kuota itu 32 ribu dibagi langsung satu tahun, tiap perusahaan tidak tahu persis siapa dapat berapa, tiap perusahaan tahu dia dapat berapa, tetapi tidak diumumkan secara terbuka,'' ujar Thomas Sembiring.

Kasus dugaan suap impor daging ini melibatkan pejabat PT Indoguna Utama yang merupakan salah satu dari 67 perusahaan pengimpor yang mendapat jatah impor sapi dan daging sapi pada tahun ini.

Seorang petinggi PKS, LHI telah dijadikan tersangka dan menjadi tahanan KPK. Mantan Presiden PKS ini bersama orang dekatnya diduga menerima suap dari perusahaan pengimpor daging tersebut.

Berita terkait