Hakim perkara Rasyid Rajasa tidak ingin dituduh KKN

rasyid rajasa vonis
Image caption Rasyid Rajasa dituntut delapan bulan penjara dengan percobaan 12 bulan

Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Timur meminta pengacara, jaksa penuntut umum dan terdakwa Rasyid Rajasa untuk menyatakan bahwa tidak ada kolusi dalam proses persidangan kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan dua orang itu.

Rasyid yang juga putra Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa, sebelumnya dituntut hukuman delapan bulan dengan masa percobaan dua belas bulan.

Sesaat setelah membuka sidang pembacaan vonis terhadap Rasyid Rajasa, ketua majelis hakim Suharjono melakukan sesuatu yang tidak biasa, seperti dilaporkan wartawan BBC Indonesia Andreas Nugroho.

Dia bertanya kepada tim Jaksa Penuntut Umum, Terdakwa dan penasehat hukum apakah dia dan anggota majelis hakim lainnya melakukan kerjasama dalam memutuskan perkara yang disidangkan.

"Saya lihat ada tuduhan-tuduhan dan ada yang melalui Twitter," kata Suharjono.

"Kepada Jaksa Penuntut Umum, apakah ada majelis hakim anggota atau panitera melakukan KKN (Korupsi Kolusi dan Nepotisme) dengan pihak saudara?" kata dia kepada Jaksa Penuntut Umum.

Pertanyaan serupa juga ditanyakan kepada penasihat hukum dan terdakwa Rasyid Rajasa.

"Itu apa adanya sebagai klarifikasi andai ada hal-hal atau apapun sifatnya majelis menjatuhkan putusan ini dengan kemurnian tanpa adanya intervensi apapun baik kekuasaan atau uang atau apapun juga," kata Suharjono setelah mendengar jawaban pertanyaannya.

Rasyid dituntut hukuman denda Rp12 juta subsider kurungan 6 bulan.

Rasyid sebelumnya dikenakan dakwaan primer pasal 310 ayat 4 subsider ayat 3 UU RI no 22 tahun 2009 mengenai kelalaian dalam mengemudi yang menyebabkan orang lain meninggal dunia dengan dakwaan kedua pasal 310 ayat 2 UU RI no 22 tahun 2009 mengenai kelalaian yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas dengan korban luka ringan dan kerusakan kendaraan.

Persidangan Rasyid mendapat perhatian setelah dia diputuskan untuk tidak menjalani penahanan selama persidangan berlangsung.

Berita terkait