Syarief Hasan jadi Ketua Harian Partai Demokrat

sby
Image caption Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan partainya sekarang bisa kembali bekerja.

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono menunjuk Syarief Hasan sebagai Ketua Harian partai tersebut dalam kongres luar biasa yang berlangsung di Bali hari Minggu (31/03).

Selain Syarief Hasan, Yudhoyono juga menunjuk Marzuki Alie sebagai Wakil Ketua Majelis Tinggi menggantikan Anas Urbaningrum dan EE Mangindaan sebagai Ketua Harian Dewan Pembina.

Sejumlah pengamat politik mengkritik keputusan Yudhoyono memilih Syarief Hasan yang juga menterinya sebagai langkah yang tidak konsisten.

Dalam pernyataannya hari ini seusai memilih Syarief Hasan, Yudhoyono mengatakan roda partainya kini telah bisa berjalan kembali.

Dia juga mengatakan ketiga pejabat partai ini akan memainkan peran aktif dalam menjalankan tugas-tugas kepartaian.

"Dengan demikian partai ini sudah bisa bekerja sesuai dengan peran tugas dan fungsinya," kata Susilo Bambang Yudhoyono seusai mengumumkan posisi pengurus baru.

"Manajemen organisasi sehari-hari telah saya mendatkan untuk dipimpin dan koordinasikan pejabat-pejabat harian."

Tidak konsisten

Seusai ditunjuk menjari Ketua Harian, Syarief Hasan seperti dikutip dari sejumlah media mengatakan akan menjalankan garis kebijakan dan ketua umum partai tersebut.

Pengamat politik Siti Zuhro mengkritisi penunjukan Syarief Hasan yang merupakan salah satu menteri Yudhoyono sebagai langkah tidak konsisten karena Yudhoyono sebelumnya pernah meminta menteri-menterinya untuk berkonsentrasi pada tugas mereka dan tidak disibukkan dengan urusan partai.

"Pak SBY kurang konsisten dalam hal ini karena pernah menghimbau dan memberikan instruksi kepada menteri kabinet sekaranng untuk fokus pada kerja mereka tapi yang terjadi Pak SBY sibuk dengan partai Demokrak dan bahkan menteri-menteri didorong untuk sibuk dalam masalah partai padahal ada banyak kader partainya yang tidak memiliki peran ganda," kata Zuhro kepada wartawan BBC Indonesia, Andreas Nugroho.

Kurang optimal

Dia juga meragukan Syarief Hasan bisa optimal dalam menjalankan tugasnya sebagai ketua harian karena posisinya yang juga merangkap Menteri Menteri Koperasi dan UKM.

Image caption Partai Demokrat mendapat sorotan negatif setelah sejumlah kadernya terseret kasus korupsi.

"Pak SBY sebagai ketua umum partai menjelang 2014 tidak bisa seratus persen turun ke bawah dan ke DPC-DPC karena dia juga menjabat sebagai Presiden tapi sayangnya posisi ketua harian juga dijabat oleh menteri yang punya persoalan sama."

Partai Demokrat sebelumnya menggelar Kongres Luar Biasa di Bali untuk memilih ketua umum baru setelah Anas dinyatakan berstatus tersangka dalam kasus korupsi pembangunan komplek olahraga Hambalang di Jawa Barat pada Februari lalu.

Terpilihnya SBY sebagai Ketua Umum partai tersebut diyakini akan mengatrol kepercayaan publik pada partai yang sempat turun drastis beberapa bulan terakhir.

Sejumlah lembaga survey hingga awal tahun ini menyebut popularitas Partai Demokrat terjun bebas dari lebih dari 20 persen pada pemilihan umum 2009 menjadi tinggal delapan persen.

Berita terkait