Korban tewas terowongan Freeport 21 orang

  • 21 Mei 2013
freeport

Empat jenazah dievakuasi dari terowongan Big Gossan milik PT Freeport Indonesia hari Selasa (21/05) dan menambah jumlah korban tewas menjadi 21.

Dalam pernyataan yang diterima BBC Indonesia, Freeport mengatakan tujuh orang pekerja diduga masih tertimbun.

Sepuluh orang berhasil diselamatkan dan masih dirawat di rumah sakit.

Fasilitas pelatihan bawah tanah Big Gossan ambruk pekan lalu dan 38 orang diduga terjebak tertuntuhan.

Freeport mengatakan upaya pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan.

Evaluasi

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan ia telah memerintahkan dua menteri kabinet untuk melakukan penyelidikan terhadap kecelakaan itu, tetapi kedatangan mereka ditolak oleh Freeport karena upaya evakuasi masih berlangsung.

"Saya meminta para menteri dan pejabat terkait untuk membahas dan menyelidiki insiden ini untuk mengetahui apa yang terjadi demi menjamin keselamatan di masa depan," kata Yudhoyono usai memimpin rapat yang diadakan khusus untuk membicarakan kecelakaan tersebut pekan lalu.

"Kami akan mengevaluasi semua perusahaan tambang di negara ini, tidak hanya Freeport."

Aktivitas di tambang Grasberg, yang dimiliki oleh perusahaan Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc di Phoenix, Arizona, dihentikan sejak kecelakaan terjadi.

Richard Adkerson, presiden dan CEO Freeport McMoRan Copper and Gold yang tiba di lokasi kecelakaan pada hari Sabtu mengatakan "sangat sedih dengan peristiwa ini."

Berita terkait