Pasar optimistis pasca pelantikan Agus

  • 24 Mei 2013
bank indonesia
Image caption Pengamat mengatakan tugas penting Agus adalah menjaga inflasi

Mantan Menteri Keuangan Agus Martowardojo hari ini resmi menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2013-2018 menggantikan Darmin Nasution.

Pelaku pasar mengaku optimistis Agus -yang pernah menjabat sebagai Direktur Bank Mandiri- dapat mengawal persoalan moneter di tengah ketidakpastian penaikan harga bahan bakar minyak dan potensi tingginya inflasi.

"Dia orang pasar dan mengerti tentang pasar, termasuk mekanisme perbankan. Tentu ia mengerti mana yang bisa dan mana yang tidak," ujar Ekonom Standard Chartered, Fauzi Ichsan, kepada wartawan BBC Indonesia, Christine Franciska.

"Tugas pentingnya saat ini adalah bagaimana menjaga inflasi terkendali. Tapi kami cukup optimistis karena dia juga dikelilingi orang-orang handal."

Pelantikan Agus sebagai Gubernur Bank Indonesia pada Jumat (24/05) berlangsung di Gedung Mahkamah Agung Jakarta, sementara serah terima jabatan dilangsungkan di Bank Indonesia pada pukul 14.00 WIB.

Pasti melambat

Kepala Riset Bahana Securities, Harry Su, menilai jika penaikan BBM betul terjadi, kemampuan konsumsi masyarakat akan menurun sehingga mengakibatkan melambatnya pertumbuhan ekonomi.

Konsumsi memiliki pengaruh cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi karena menyumbang setengah dari produk domestik bruto Indonesia.

"Saya pikir efek penaikan BBM ini akan cukup besar. Kita tidak mungkin berharap banyak, tetapi setidaknya dampak negatif jangka pendek tersebut bisa diminimalisir oleh Bank Indonesia," jelasnya.

Dengan skema penaikan harga BBM menjadi Rp6.500 per liter, Bahana memperkirakan inflasi 2013 akan melonjak 8,9%.

"Untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi, proyeksi kami, BI rate harus naik 100 basis poin sehingga pertumbuhan ekonomi bisa dijaga disekitar 5,9%," katanya.

Pelaku pasar menilai dengan kenaikan BBM, perlambatan pertumbuhan ekonomi mau tak mau pasti terjadi dari sekitar 6,2% tahun lalu, menjadi sedikit di bawah 6%.

Pada 20 Mei kemarin, Muhammad Chatib Basri juga telah resmi dilantik menjadi Menteri Keuangan yang baru menggantikan Agus.

Berita terkait