Bom bunuh diri meledak di Mapolres Poso

bom poso
Image caption Pelaku bom bunuh diri masih diidentifikasi.

Selain pelaku, tidak ada korban jiwa lain dalam peristiwa bom bunuh diri di depan masjid Mapolres Poso, Sulawesi Tengah, Senin (03/06) pagi.

"Tidak ada korban kecuali pelaku bunuh diri, ada satu petugas bangunan mengalami luka di tangan sebelah kiri. Saat ini kami sedang melakukan olah TKP," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Suhardi Alius di Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (03/06).

Menurut Suhardi, pelaku -yang datang ke Mapolres Poso menggunakan sepeda motor- sempat ditegur oleh petugas, namun terus melintas pos penjagaan.

Tak lama berselang, terdengar ledakan kecil dan diikuti dengan ledakan besar yang menghancurkan tubuh pelaku. Namun, tidak ada kerusakan berarti pada bagian wajah sehingga diharapkan proses identifikasi pelaku bisa cepat dilakukan.

"Kami masih menyelidiki tindakan ini dari jaringan teroris mana dan apakah pelaku ini terkait dengan napi terorisme yang melarikan diri atas nama Basri," katanya.

Seperti diketahui, Basri yang menjalani hukuman 19 tahun penjara terlibat dalam kasus teror di Palu dan Poso, melarikan diri pada April kemarin dan hingga saat ini belum diketahui keberadaannya.

Polisi juga masih akan menyelidiki tipe bom yang digunakan pelaku. Hasil temuan sementara mengungkap ditemukannya serpihan tupperware.

"Yang jelas polri sedang berupaya sekarang menggelar kesiapsiagaan khususnya di Poso. Untuk sedikit memberi rasa aman kepada masyarakat karena tentunya kejadian membuat resah, sehingga patroli perlu ditingkatkan," sambungnya.

Berita terkait