Malaysia hentikan pencarian WNI korban kapal tenggelam

  • 6 Agustus 2013
peta malaysia

Malaysia mengatakan mereka akan menghentikan upaya pencarian bagi skeitar 30 orang WNI yang hilang di perairan Johor, empat hari setelah kapal mereka tenggelam.

Pernyataan itu disampaikan oleh Amran Daud dari Badan Maritim Malaysia (MMEA), Senin (05/08), seperti dilaporkan kantor berita AFP.

Amran mengatakan keputusan itu diambil setelah regu penolong mempertimbangkan berbagai aspek seperti "penyisiran laut dengan helikopter yang tidak membuahkan hasil."

"Tapi MMEA akan terus melakukan patroli rutin di wilayah itu dan jika ada petunjuk baru kami akan mengerahkan anggota kami," kata dia, dan menambahkan 130 orang anggota regu telah menyisir wilayah seluas 7.800 km persegi sejak Jumat pekan lalu.

'Sulit dikenali'

Kapal kayu itu berangkat dari negara bagian Johor menuju pulau Batam. Aparat Malaysia mengatakan, penumpang kapal adalah TKI ilegal yang hendak merayakan Idul Fitri di Indonesia.

Hingga Senin sore, regu penolong menemukan tujuh jenazah di perairan yang letaknya cukup jauh dari lokasi tenggelamnya kapal.

"Jenazah ditemukan dalam kondisi sulit dikenali," kata Amran seperti dikutip kantor berita resmi Malaysia, Bernama.

Ia mengatakan selama pencarian regu penolong terkendali hujan deras dan angin kencang serta gelombang tinggi.

Seorang penumpang yang ditemukan selamat pada hari Jumat mengatakan membayar 1.300 ringgit Malaysia (Rp4 juta) untuk ongkos kapal.

Ia mengaku sudah merantau selama 13 tahun dan ini adalah pertama kalinya ia akan pulang kampung.

Berita terkait