Penembak sengaja incar polisi di Tangerang

Polisi
Image caption Polisi Indonesia diduga jadi target serangan teroris sejak tahun 2010.

Badan Nasional Penanggulangan Teror, BNPT menduga pelaku penembakan sejumlah anggota polisi sengaja menyasar korban yang berada di sekitar wilayah Tangerang.

Ketua BNPT, Ansyaad Mbai mengatakan wilayah Tangerang dan sekitarnya merupakan kawasan yang menjadi konsentrasi sejumlah tersangka anggota klompok teroris.

"Di sana memang jadi salah satu konsentrasi teroris, kalau anda lihat banyak sekali penangkapan teroris di sana," kata Ansyaad.

"Selama mereka belum berhasil ditangkap, mereka akan terus melakukan aksinya."

Ansyaad menduga pelaku penembakan kemungkinan bagian dari kelompok teror sebelumnya, salah satunya adalah kelompok Abu Roban.

"Sangat besar kemungkinan dari kelompok Abu Roban bukan hanya dia sendiri tapi ada juga Kodrat dan ada yang lain."

Target berubah

Sebelumnya polisi juga mencurigai keterlibatan kelompok Abu Roban dalam peristiwa penembakan terakhir pada hari Jumat (16/08) yang menewaskan Inspektur Dua Anumerta Kus Hendratna dan Ajun Inspektur Anumerta Ahmad Maulana.

Sejak akhir Juli lalu setidaknya sudah ada empat polisi yang tewas akibat menjadi sasaran penembakan pelaku teror dan tiga diantaranya tewas ditembak di kawasan Tangerang Selatan.

Aparat mengatakan aksi kelompok teroris yang menyasar polisi dalam aksinya sudah berlangsung sejak tahun 2010.

"Target mereka berubah sejak tahun 2010 dari yang sebelumnya barat atau Amerika jadi target dalam negeri, target dalam negeri yang paling dekat ya polisi itu karena dinilai mengganggu kegiatan mereka," kata Ansyaad Mbai.

Sebelumnya tahun lalu aksi penembakan polisi juga terjadi di Solo, Jawa Tengah. Aksi yang terjadi belakangan ini diduga masih merupakan kelanjutan dari aksi serupa tahun lalu.

Hingga saat ini, polisi belum berhasil mengungkap pelaku penembakan terhadap anggota mereka. Namun satu orang berinisial I sudah ditangkap di Tasikmalaya, Jawa Barat.

I diduga menjadi pemilik sepeda motor yang ditemukan di tempat kejadian perkara, yang menurut polisi dipakai menembak para korban.

Polisi saat ini juga telah melakukan operasi di sejumlah wilayah untuk mencari pelaku penembakan.

Berita terkait