Polda Jabar dalami kasus penembakan polisi di Bogor

Image caption Polisi dan barang bukti senjata rakitan yang diduga terkait terorisme.

Kepolisian Jawa Barat sedang mendalami kemungkinan ada motif tindak teroris di balik kasus penembakan anggota polisi Briptu Nurul Arifin oleh dua orang bersenjata di wilayah Kelapa Nunggal, Kabupaten Bogor, Jumat (10/01) siang.

Temuan awal kepolisian masih menduga penembakan ini terkait rencana pencurian sepeda motor milik korban.

Namun demikian, "Tidak menutup kemungkinan ada motif lain. Ini yang masih kami dalami," kata Juru bicara Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Martinus Sitompul, kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, Sabtu (11/01) siang, melalui telepon.

Martinus menegaskan hal itu ketika ditanya kemungkinan kasus ini terkait tindak terorisme.

Sebelumnya, akhir Desember 2013 lalu, polisi menggerebek kelompok terduga teroris di Tangerang Selatan yang menurut polisi terlibat rentetan penembakan angogta polisi sejak Juli 2013 lalu

Dalam kasus penembakan anggota polisi di Kabuoaten Bogor, polisi saat ini sedang mengejar dua orang pelaku yang sudah diketahui ciri-ciri fisiknya, kata Martinus.

Dua saksi kunci

"Ada dua saksi kunci yang melihat langsung penembakan itu," katanya. Salah seorang diantaranya adalah pemilik warung.

Keterangan polisi mengatakan, Briptu Nurul Arifin ditembak oleh dua pelaku yang menggunakan sepeda motor saat makan siang di sebuah warung di jalan raya Kelapa Nunggal.

Martinus mengatakan, pelaku menembak korban karena berrencana mencuri sepeda motor milik korban yang diparkir di depan warung.

"Buktinya, mereka (pelaku) mengutak-atik sepeda motor milik korban, yang kemudian ditegur korban," kata Martinus

Ketika ditegur, menurutnya, salah seorang pelaku masuk ke dalam warung melalui pintu lain sebelum akhirnya menembak korban. "Korban ditembak dari belakang dengan satu tembakan," kata Martinus.

Pada Sabtu (11/01), korban Briptu Nurul Arifin dimakamkan di pemakaman Taman Bahagia Cikeas, Kabupaten Bogor, dengan upacara kemiliteran. Korban juga mendapat kenaikan pangkat.

Berita terkait