Lagi, hewan mati di Kebun Binatang Surabaya

  • 1 Februari 2014
surabaya zoo Image copyright AFP
Image caption Sejak Juli 2013, sebanyak 105 hewan di KBS mati karena berbagai sebab.

Seekor satwa kembali mati di Kebun Binatang Surabaya, Jawa Timur, yang dikenal akibat kematian sejumlah satwa peliharaannya.

Kali ini yang tewas adalah seekor komodo berusia tiga tahun dan ditemukan oleh seorang penjaga di kandangnya pada Sabtu (01/01) pagi.

Suraji -penjaga kebun binatang- waktu itu akan memberi makan komodo tersebut.

"Saya gerakkan ekornya, tapi ia [komodo itu] tidak merespon dan ketika saya periksa matanya sudah tertutup," kata penjaga kandang Suraji seperti dikutip dari kantor berita AFP.

Juru bicara KBS Agus Supangkat mengatakan pihaknya akan melakukan otopsi untuk mencari tahu penyebab kematian komodo ini.

Ia menambahkan sejak Juli 2013, sebanyak 105 hewan peliharaan telah tewas di kebun binatang terbesar di Indonesia itu.

Kematian Komodo ini adalah kematian kelima di kebun binatang sejak awal 2014 setelah hanya sehari sebelumnya (31/01) seekor rusa juga mati, kata Supangkat.

Seekor singa Afrika berumur 18 bulan awal Januari juga mati.

Manajemen kebun binatang telah diambil alih oleh pemerintah kota Surabaya, tetapi kematian hewan-hewan ini tidak juga berhenti.

Kelompok kesejahteraan hewan terus menyerukan agar KBS ditutup, namun Menteri Kehutanan Zuklifli Hasan mengklaim bahwa ada upaya sejumlah pihak untuk menutup KBS dan menjadikannya pusat perbelanjaan.

Komodo adalah hewan asli beberapa pulau Indonesia dengan habitat yang dilindungi dan dianggap sebagai spesies yang rentan.

Saat ini hanya tersisa beberapa ribu ekor komodo di dunia. Kadal besar ini dapat tumbuh hingga tiga meter dan mencapai berat 70kg.

Berita terkait