Candi Borobudur mulai dibersihkan

  • 17 Februari 2014
Pembersihan Candi Borobudur melibatkan relawan dari masyarakat dan PMI

Pembersihan abu vulkanik yang menutupi Candi Borobudur mulai dilakukan Senin (17/02) oleh sekitar 300 relawan dan 100 petugas dari Balai Konservasi Borobudur.

Balai Konservasi Borobudur menyebutkan proses pembersihan abu vulkanik di kompleks candi yang terletak di Desa Borobudur Kabupaten Magelang Jawa Tengah ini, membutuhkan waktu sekitar 10 hari.

Kepala Balai Konservasi Borobudur, Marsis Sutopo mengatakan pembesihan dilakukan secara manual dengan menggunakan sapu.

"Manual saja dengan sapu ijuk atau lidi, itu pembersihan kering, setelah kita siram dengan air," jelas Marsis kepada wartawan BBC Indonesia, Sri Lestari.

Selama proses pembersihan dilakukan, Candi Borobudur masih ditutup bagi pengunjung, sejak Jumat (14/02) lalu.

Beda dengan Merapi

Menurut Marsis ketebalan abu vulkanik yang berasal dari letusan Gunung Kelud ini mencapai tiga milimeter, dengan tingkat keasaman yang rendah.

Stupa Candi Borobudur sempat ditutup dengan plastik

"Tingkat keasaman abu vulkanik Gunung Kelud ini tidak membahayakan batuan candi," jelas Marcus.

Berbeda dengan abu vulkanik yang berasal dari letusan Gunung Merapi memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi sehingga mengancam batu candi.

Balai Konservasi mengatakan abu vulkanik dari Gunung Kelud tidak membahayakan batu candi

"Seandainya debu mengandung unsur kimia sepertui sulfur atau tingkat keasamannya tinggi akan mempercepat kelapukan batu candi," jelas Marcus.

Marcus juga menjelaskan karakteristik abu vulkanik dari Gunung Kelud dan Merapi memiliki perbedaan. Abu Kelud tidak menempel dan mengeras jika kena air sehingga lebih mudah dibersihkan. Sedangkan abu vulkanik dari letusan Gunung Merapi, menempel di batu candi.

Pembersihan abu vulanik Merapi pun lebih lama, memakan waktu hampir dua bulan.

Candi Borobubur terkena hujan abu vulkanik Gunung Kelud mulai Jumat (14/02) pagi, dan petugas kemudian menutup stupa-stupa dengan plastik.

Borobudur merupakan peninggalan kerajaan Budha yang dibangun sekitar abad sembilan. Candi ini memiliki 2.672 relief dan 504 patung Budha.

Berita terkait