BNPB: Titik api di Riau berkurang

  • 30 Maret 2014
kabut asap Hak atas foto AFP
Image caption Sekitar 100 orang ditetapkan sebagai tersangka pembakaran lahan

Jumlah titik api di Kepulauan Riau berkurang setelah dilakukan operasi penanggulangan bencana asap intensif sepanjang akhir pekan, kata Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Operasi itu dilakukan Satgas Terpadu Penanggulangan Bencana Asap dari darat dan udara.

Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangan tertulis mengatakan bahwa berdasarkan pantauan satelit NOAA di wilayah Riau ada 1 titik hotspot yaitu di Pulau Rupat Bengkalis.

Pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menyatakan satelit Terra/Aqua (MODIS) menunjukkan ada 18 hotspot yaitu Meranti 1, Bengkalis 3, Inhil 8, Inhu 2, Pelalawan 2, dan Siak 2.

Hingga Minggu (30/03), kabut asap masih menutupi beberapa wilayah sehingga berpengaruh pada kualitas udara dan jarak pandang terbatas hanya satu hingga lima kilometer saja.

Lahan terbakar dengan luas total 20.814 ha sudah dipadamkan oleh Satgas darat dari TNI, sedangkan Manggala Agni telah memadamkan 2.895 ha.

Berdasarkan data per 30 Maret 2014, polisi telah menerima 62 laporan tentang kebakaran lahan dan menetapkan 104 orang dan 1 korporasi.

Enam orang masih buron yang lari ke luar Riau.

Berita terkait