Kepsek JIS: Kami bekerja sama dengan FBI

  • 23 April 2014
JIS
Image caption William Vahey bekerja di JIS pada 1992 hingga 2002

Kepala Sekolah Jakarta International School, JIS Timothy Carr membenarkan terduga seorang pelaku pedofilia yang sedang diselidiki Biro Penyidik Federal AS (FBI) pernah menjadi guru di JIS selama sepuluh tahun.

"Kami dikabari mengenai penyelidikan ini oleh sekolah internasional di Caracas, Venezuela dan kami langsung menghubungi FBI untuk melakukan verifikasi dan mengkonfirmasi bahwa tersangka memang benar pernah menjadi anggota pengajar di JIS," kata Carr dalam wawancara dengan wartawan BBC Heyder Affan, Rabu (23/04) sore.

Vahey meninggalkan JIS pada pada tahun 2002 dan berdasarkan data FBI, dia melanjutkan ke sekolah internasional di Caracas.

"Kasus ini sepenuhnya di ranah FBI. Kami bekerja sama penuh dengan mereka dan pada saat yang sama kami juga fokus pada kasus yang sekarang sedang kami hadapi dan penutupan program pendidikan usia dini kami," tambah Carr.

Kepolisian Indonesia mengharapkan, korban pelaku pedofilia di Jakarta International School, JIS melaporkan kasusnya, menyusul temuan FBI bahwa salah-seorang mantan guru di sekolah internasional tersebut diduga pelaku pedofil.

"Harapannya memang seperti itu, agar bisa disampaikan kepada Polda Metro Jaya untuk dilakukan proses hukum," kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar, Rabu (23/04) siang, kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan.

Menurutnya, informasi tersebut dibutuhkan untuk mengungkap kasus tersebut. "Tanpa (informasi dari korban) itu, tidak bisa dimaksimalkan penyidikannya," kata Boy.

Mabes Polri sejauh ini belum menerima permintaan FBI terkait tindak lanjut penyelidikan kasus ini, menurutnya.

Sebelumnya, Biro Penyidik Federal AS (FBI) meminta bantuan publik untuk mengidentifikasi sedikitnya 90 orang yang diduga menjadi korban pelaku pedofilia yang pernah bekerja di sedikitnya 10 sekolah Amerika dan intenasional di dunia selama 40 tahun.

Terduga pelaku, William James Vahey, yang berusia 64 tahun, tewas akibat bunuh diri pada 21 Maret, kata FBI.

Guru JIS

Berdasarkan catatan FBI, Vahey pernah menjadi guru di Jakarta International School mulai 1992 hingga 2002, selain sejumlah sekolah internasional di sejumlah negara sejak 1972.

Menurut FBI, pihaknya menyimpulkan James Vahey terlibat kasus pedofilia setelah menemukan bukti berupa foto-foto porno para siswa lelaki berusia 12-14 tahun yang dia abadikan sendiri.

"Sebuah USB milik Vahey yang diberikan kepada FBI mengungkap foto-foto porno anak-anak lelaki berusia antara 12 hingga 14 tahun dalam kondisi tertidur atau tidak sadarkan diri," tulis FBI dalam situs resminya.

Foto-foto itu, menurut FBI, diberi lokasi dan tanggal yang merujuk pada tempat-tempat di mana dia pernah mengajar.

FBI menyatakan, Vahey mengaku telah melakukan pelecehan seksual kepada anak-anak lelaki selama hidupnya dan dia memberi mereka obat tidur sebelum melakukan aksinya.

Kasus ini mengemuka di tengah penyelidikan dugaan kekerasan seksual terhadap seorang siswa taman kanak-kanak JIS yang melibatkan petugas kebersihan sekolah itu.

Berita terkait