Partai Demokrat dukung Prabowo-Hatta?

  • 20 Mei 2014
Image copyright AFP
Image caption Sikap politik Partai Demokrat terkait koalisi pilpres akan diumumkan Selasa (20/05) sore.

Partai Demokrat akan mengumumkan sikap politiknya terkait koalisi dalam pemilihan presiden 9 Juli mendatang, pada Selasa (20/05) sore, walaupun sejumlah politisi partai itu telah menyatakan keinginan untuk berkoalisi dengan Partai Gerindra.

"Sikap final Partai Demokrat terkait pilpres saat ini sedang dibahas dalam rapat pimpinan. Hasilnya akan diumumkan pada Selasa sore," kata politisi dan anggota DPR Partai Demokrat, Achsanul Qosasi, kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, Selasa (20/05) siang.

Menurut Achsanul, sebanyak 56% pimpinan dan kader Partai Demokrat dalam rapimnas pekan lalu menginginkan bersikap netral dalam pemilu presiden.

"Adapun yang mendukung berkoalisi dengan Partai Gerindra sekitar 24%, sedangkan yang menyokong Jokowi 0%," katanya.

Achsanul sendiri menginginkan agar Partai Demokrat bergabung dengan koalisi partai-partai yang menyokong pencalonan pasangan Prabowo-Hatta Radjasa.

Image copyright afp
Image caption Susilo Bambang Yudhoyono pernah bertemu Prabowo-Hatta di kantor Presiden.

Menurutnya, Partai Demokrat memiliki kesamaan platform dengan Partai Gerindra. "Pengalaman saya selama di parlemen, Partai Gerindra memiliki kesamaan program dengan Partai Demokrat," katanya.

Isi pidato Prabowo

Sebelumnya, sejumlah politisi Partai Demokrat telah mengisyaratkan bahwa Partai Demokrat akan mendukung pasangan bakal capres Prabowo Subianto dan bakal cawapres Hatta Rajasa.

Isyarat itu dinyatakan Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Jero Wacik usai menemani Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saat bertemu Prabowo dan Hatta Rajasa di kediamannya di Cikeas, Jawa Barat, Senin (19/05) malam. .

Menurut Jero, pihaknya tertarik dengan isi pidato Prabowo Subianto saat mendeklarasikan koalisi partai-partai yang mendukungnya, Senin siang.

Dalam pidato itu, Prabowo mengatakan, dirinya mengakui keberhasilan kepemimpinan Presiden SBY selama sepuluh tahun masa pemerintahannya. Dia juga menyatakan, akaln melanjutkan program pemerintahan SBY yang dianggapnya berhasil.

"Nah itu menarik bagi Demokrat. Jadi kalau ada capres yang akan melanjutkan program yang disukai rakyat yang sudah kami kerjakan, maka tentu kecenderungan partai Demokrat akan mendukung," kata Jero kepada wartawan.

Image copyright AFP
Image caption Presiden SBY saat bertemu capres Jokowi di Istana Presiden.

Berita terkait