Jelang pengumuman KPU, Polri minta masyarakat tidak khawatir

  • 21 Juli 2014
Hak atas foto AFP GETTY

Polisi dan TNI mengatakan akan memaksimalkan pengamanan di seluruh Indonesia saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil pemilu presiden besok. Masyarakat diminta beraktivitas seperti biasa.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Ronny Sompie mengatakan ada dua hal yang turut mendukung keamanan jelang pengumuman.

"Deklarasi damai yang dilakukan oleh relawan dua kubu calon presiden dan pertemuan dua capres bersama Presiden SBY kemarin sangat mendukung terciptanya suasana kondusif," kata Ronny kepada wartawan BBC Indonesia, Christine Franciska.

Secara nasional, Polri dan TNI mengerahkan masing-masing 254.000 dan 23.000 personel untuk menjaga keamanan pada Selasa (22/07).

Khusus di Jakarta, ada sekitar 23.000 anggota gabungan yang berjaga dan sekitar 3.460 di antara mereka akan dipusatkan di gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta.

Karena pengamanan yang ketat ini warga Jakarta diimbau untuk tidak melewati jalan akses ke gedung KPU dan mencari jalur alternatif.

Aktivitas normal

Ronny mengatakan masyarakat diharapkan tetap beraktivitas seperti biasa dan tak perlu khawatir adanya potensi kekacauan keamanan karena polisi akan meminimalisasi potensi adanya kerumunan massa.

"Sampai saat ini, dari masing-masing kandidat dan timses sudah mengarahkan tidak ada massa yang datang ke KPU maupun turun ke jalan."

"Apabila ada yang turun (ke jalan), (mereka) akan berhadapan dengan aparat keamanan, kita akan alihkan. Kita lakukan pencegahan dan pencegatan," tegas Ronny.

Sementara itu Kadispen TNI Angkatan Darat Brigjen Andika Perkasa mengatakan pengamanan akan difokuskan di daerah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

"Secara umum laporan dari berbagai daerah, (situasi) relatif terkendali."

"Tetapi kami menyadari pusat perhatian akan ada di Jakarta, jadi (pengamanan) harus ekstra, begitu juga Banten dan Jawa Barat untuk mengantisipasi pengerahan massa dari luar ke Jakarta," jelasnya.

Ketika ditanya apakah TNI bisa menjamin keamanan besok, Andika mengatakan:

"Kami berusaha memberikan pengamanan maksimal kepada warga," katanya.

"Kami tidak mau menyepelekan situasi karena tidak ada yang bisa memastikan tidak terjadi apa-apa."

Berita terkait