Kapal tenggelam di Kapuas, 12 tewas

sungai kapuas, kapal tenggelam, kalimantan tengah Hak atas foto Getty
Image caption Banyak warga memilih kapal kayu untuk menyebrang Sungai Kapuas selebar 700 meter.

Sebanyak 12 orang dinyatakan tewas dan enam lainnya hilang akibat kapal penyeberangan tenggelam di Sungai Kapuas, Kalimantan Tengah.

Kapal kayu Berkat Bersaudara, yang mengangkut setidaknya 60 penumpang dan belasan sepeda motor, hendak menyeberangi Sungai Kapuas selebar 700 meter ketika insiden terjadi, Selasa (29/07).

"Empat menit setelah meninggalkan dermaga, kapal bocor sehingga kapal miring. Baik kendaraan maupun penumpang tercebur ke sungai," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, J A Barata kepada BBC.

"Sebanyak 42 orang selamat dan hingga kini pencarian orang hilang masih dilakukan."

Kapal penyeberangan semacam ini, menurut Barata, tidak memiliki izin operasi dan bukan kapal angkutan resmi.

Namun, masyarakat sekitar rutin menggunakannya sebagai sarana penyeberangan karena menghemat waktu.

"Kapal-kapal seperti itu banyak beroperasi karena digunakan masyarakat berangkat dari dermaga tidak resmi ke dermaga tidak resmi lainnya. Sebetulnya sudah ada jembatan untuk lewat tetapi harus memutar lima kilometer," jelas Barata.

Sejumlah laporan menyebut kapal penyeberangan ini awalnya berlayar dari Desa Panamas menuju Kota Kapuas.

Basarnas Kalimantan Selatan hari ini terus melakukan pencarian terhadap enam orang yang masih hilang dengan menggunakan kapal dan menerjunkan tujuh anggota penyelamat.

Berita terkait