AirAsia QZ8501: Khairunisa Haidar, pramugari yang sayang keluarga

Pesawat AirAsia QZ 8501 yang jatuh di perairan Kalimantan pada 28 Desember lalu membawa tujuh awak dan 155 orang penumpang, termasuk 17 anak dan satu bayi. Hampir semua penumpang berkebangsaan Indonesia, kecuali tiga orang dari satu keluarga Korea Selatan, kopilot yang berkewarganegaraan Prancis, satu orang Inggris, satu Singapura dan satu Malaysia.

Inilah kisah beberapa di antaranya.

Hak atas foto AP
Image caption Khairunisa sejak kecil bercita-cita ingin menjadi pramugari, kata ayahnya

Awak kabin Khairunisa Haidar

Khairunisa Haidar adalah awak kabin di QZ8501. Perempuan berusia 22 tahun yang memiliki sapaan Nisa itu, kuliah di jurusan hukum dan sudah dua tahun bekerja di AirAsia.

Sang ayah, Haidar Fauzi, mengatakan kepada kantor berita AP, "Dia cantik dan pandai. Dia selalu bercita-cita ingin menjadi pramugari. Kami tidak bisa menghentikannya."

Khairunisa Haidar belum lama ini memasang foto di akun Instagramnya yang menggambarkan pemandangan dari pesawat, dengan catatan bertuliskan: "I love you from 38000 ft."

Keluarganya mengatakan mereka sudah menunggu-nunggu kepulangannya pada awal Januari untuk merayakan ulang tahun saudara lelakinya.

"Nisa adalah anak perempuan yang baik. Ia selalu menunjukkan kasih sayang untuk keluarga. Ia sering mengirim uang dari gajinya sebagai awak kabin untuk ibunya," kata sang ayah kepada harian Jakarta Post.

Hak atas foto Reuters

Maria Florentina Widodo

Maria Widodo, adalah warga negara Indonesia berusia 26 tahun, ia bekerja sebagai guru biologi di Hwa Chong Institution, seperti dilaporkan koran Straits Times Singapura. Ia dikenal oleh keluarga dan temannya sebagai Tina.

Maria lulus dari Institut Pendidikan Nasional Singapura tahun lalu.

Alain Oktavianus Siauw

Halaman Facebook Oktavianus mengatakan ia adalah warga kota Malang, seperti dilaporkan CNN.

Jaringan berita AS itu mengutip tunangannya, Louise Sidharta, yang mengatakan bahwa Oktavianus hendak menikmati liburan keluarga sebelum mereka menikah.

Louise sedang menuju ke bandara untuk menjemput Oktavianus ketika ia mendengar kabar bahwa pesawat itu hilang.

Oei Jimmy Sentosa Winata

Winata, istri dan anak lelaki mereka yang berusia 13 tahun serta anak perempuan yang berusia sembilan tahun biasanya tidak bepergian dengan AirAsia.

Itulah sebabnya saudara perempuannya, Endang Susilowati, tidak khawatir karena tidak menduga bahwa saudara lelakinya terbang dengan QZ8501.

"Lalu ada orang yang mengatakan kepada saya bahwa ia melihat nama Jimmy di TV. Kemudian saya juga melihatnya," kata Endang seperti dikutip CNN.

Reggy Ardhi, Caroline Harwon Lioe, Marianne Claudia Ardhi, Michelle Clemency Ardhi and Jayden Cruz Ardhi

Menurut kepala sekolah Surabaya Cambridge School, keluarga Ardhi pergi bersama-sama untuk merayakan Tahun Baru di Singapura.

Jayden, Michelle dan Marianne tercatat sebagai siswa di sekolah tersebut.

Yulia Wang yang merupakan rekan sesamanya mengatakan kepada CNN bahwa ia mencoba untuk mengirim pesan kepada Marianne, memintanya untuk mengaktifkan GPS sehingga dia bisa ditemukan.

Namun, tidak ada jawaban.

Ruth Natalia Puspitasari, tunangan Bob Hartanto Wijaya

Harian Inggris The Independent melaporkan bahwa Puspitasari merencana untuk merayakan ulang tahunnya yang ke 26 di Singapura bersama tunangan dan orang tua tunangannya.

Wijaya adalah seorang pemilik toko mainan di Malang, menurut koran The Independent.

Yuni Astutik

Astutik, 40, sudah bekerja selama bertahun-tahun sebagai pembantu di Singapura

Dia kembali ke Indonesia untuk menghadiri pernikahan bulan lalu, lapor Channel News Asia, mengutip agen tenaga kerja yang pergi ke bandara untuk memberinya izin kerja.

Nico Giovanni

Pelajar berusia 18-tahun itu baru saja menyelesaikan tahun pertamanya di sebuah sekolah Anglo-China, St Andrew Junior College Singapura, dengan beasiswa dari Kementerian Pendidikan Singapura.

Temannya mengatakan kepada harian Straits Times bahwa Giovanni adalah seseorang yang "sangat pendiam" tapi "bekerja keras dan sopan". Dia diyakini berada dalam pesawat bersama orang tua dan saudaranya.