Dua gempa guncang Italia, puluhan cedera, banyak bangunan hancur

Media playback tidak ada di perangkat Anda
Gereja San Sebastiano yang masih berdiri cukup kokoh di tengah rumah-rumah yang hancur di Castelsantangelo sul Nera, Italia

Dua gempa bumi kuat mengguncang kawasaan Italia tengah, menghancurkan banyak bangunan dan mencederai puluhan orang.

Gempa pertama berkekuatan 5,5 skala richter terjadi pada Rabu pukul 19:10 (Kamis 01:10 WIB) dekat Visso di provinsi Macerata, disusul gempa 6,1 skala Richter dua jam kemudian di kawasan yang sama.

Sebelumnya, Agustus lalu gempa menghantam Amatrice, 70 km selatan Visso, menewaskan 300 orang.

Tim penyelamat darurat bekerja sepanjang malam. Tak banyak laporan tentang cedera berat, namun cuaca buruk menghambat laju tim penyelamat.

Image caption Italia
Image caption Salah satu bangunan yang rusak akibat gempa.
Image caption Berbagai bangun terdampak dua gempa yang disebut merupakan guncangan susulan dari gempa Agustus lalu.

Gempa bumi dirasakan di seluruh Italia tengah. Di ibukota Roma bangunan terasa bergetar.

'Puluhan' orang terluka, tetapi hanya empat orang menderita luka serius, kepala perlindungan sipil Italia, Fabrizio Curcio.

Gempa kedua jauh lebih kuat dari yang pertama dan sejumlah gempa susulan yang lebih kecil telah terjadi. Seorang saksi mengatakan kepada TV Italia ia melihat bagian dari bangunan runtuh di depannya.

Hak atas foto EPA
Image caption Banyak bangunan tua yang ambruk akibat gempa.
Hak atas foto UGC
Image caption Reruntuhan bangunan di Camerino yang memenuhi jalanan.

Kota Camerino diduga terdampak parah, dan seorang warga mengatakan kepada BBC: "Semua orang meninggalkan Camerino dengan berjalan kaki atau mobil untuk menyelamatkan diri. Dua gereja hancur dan banyak rumah rubuh."

Di Campo, dekat Norcia di wilayah Umbria, gereja San Salvatore dari abad ke 15, runtuh. Gereja itu sudah tak stabil akibat gempa Agustus.

Muncul juga laporan tentang putusnya jaringan listrik, rusaknya bangunan-bangunan bersejarah dan peristiwa tanah longsor di jalan utama di utara Roma.

Hak atas foto AP
Image caption Dua bulan lalu, kota Amatrice hancur lebuur oleh gempa yang menewaskan juga ratusan orang.

Getaran ini terkait dengan gempa bulan Agustus, kata aparat Italia.

"Guncangan susulan bisa berlangsung begitu lama, terkadang hingga berbulan-bulan, mata Mario Tozzi dari Institut Nasional Geofisika Italia, seperti dikutip kantor berita AFP.