Hillary Clinton tuduh Donald Trump seorang perisak perempuan

Calon presiden Partai Demokrat Hillary Clinton meningkatkan serangan terhadap pesaingnya dari Partai Republik Donald Trump, menudingnya seorang 'perisak' yang mencerca perempuan untuk wajah atau penampilan.

Clinton mengatakan bahwa Trump memiliki sejarah 30 tahun "meremehkan, merendahkan, menghina dan menyerang" perempuan.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Hillary Clindon belakangan dirundung urusan penyelidikan email oleh FBI, setelah Trum dirundung tudingan pencabulan

Di pihak lain, Trump menuding Clinton 'korup' dan menyebutnya akan 'menghancurkan sistem layanan kesehatan Amerika selamanya.'

Saling serang berlangsung saat kampanye Pemilihan Presiden memasuki pekan terakhir, saat jajak pendapat menujukan bahwa dukungan pada keduanya makin ketat berimbang.

Tampil di Florida bersama mantan Miss Universe Alicia Machado, yang mengaku pernah dikata-katai oleh Trump sebagai "Miss Piggy" karena berat badannya bertambah, Clinton mengatakan bahwa ia 'belajar sejak di sekolah dasar bahwa kita tidak bisa menghina orang.'

Alicia Machado sendiri menyebut Trump 'keji' dan mengaku selama beberapa tahun ia "sakit, dan harus berjuang melawan gangguan nafsu makan" gara-gara ucapanDonald Trump

Senada dengan Clinton, dalam kampanye di Ohio, Presiden Barack Obama mengatakan bahwa Donald Trump menghabiskan "sepanjang hidupnya menyebut perempuan sebagai babi, anjing dan pemalas."

Sementara itu, sebuah iklan televisi dari aprtai Demokrat menunjukkan Trump mengatakan kalimat seperti "membiarkan isteri bekerja merupakan hal yang berbahaya."

Hak atas foto Getty Images
Image caption Clinton tampil bersama Alicia Merchado yang mengaku pernah dikatai 'Miss Piggy' oleh Donald Trump

Sementara itu Donald Trump memfokuskan kampanye pada serangannya terhadap sistem perawatan kesehatan yang disebut Obamacare, yang menurutnya makin tak populer di kalangan berpenghasilan rendah.

Ia juga menyerukan pemilih yang sudah 'melakukan kesalahan' dengan memilih Clinton untuk mengubah pilihannya sebelum tenggat waktu hari Kamis.

Beberapa waktu ini, Cilnton didera penyelidikan email oleh FBI, serta pengungkapan berkas terkait pengampunan yang diberikan pada pengusaha oleh suaminya, mantan Presiden Clinton. Kubu Clinton mempertanyakan waktu penyelidikan dan pengungkapan FBI yang dinilai 'mempengaruhi' Pemilihan Presiden.

Berita terkait