'Ratusan orang tewas', kapal migran tenggelam di Libia

migran Hak atas foto AFP ANDREAS SOLARO
Image caption Tim penyelamat Italia menyelamatkan migran dari Afrika di perairan Italia.

Lebih dari 200 orang migran diyakini ikut tenggelam bersama dua kapal yang ditumpanginya karam di perairan Libia, kata pejabat keimigrasian.

Badan pengungsi PBB mengatakan kepada media bahwa tim SAR berhasil menyelamatkan korban selamat ke sebuah pantai didi pulau Lampedusa, kata juru bicara keimigrasian Italia, Carlotta Sami.

Dua belas jenazah kapal tenggelam itu berhasil ditemukan.

Lebih dari 4,200 migran tewas selama perjalanan berbahaya menyeberangi Laut Tengah pada tahun ini, kata juru bicara Organisasi Migrasi Internasional, IOM, Leonard Doyle.

PBB memperingatkan bahwa tahun 2016 dapat menjadi tahun mematikan bagi para migran yang melakukan perjalanan ke Eropa.

Sekitar 330,000 migran telah menyeberangi lautan pada tahun ini, sementara pada tahun lalu jumlahnya melebihi satu juta orang.

Banyak orang diantaranya tewas dalam dua insiden kapal tenggelam belakangan ini yang dialami migran asal Afrika Barat.

Dua perempuan berenang di laut

Carlotta Sami mengatakan sebuah sampan kecil - yang menampung sekitar 140 orang termasuk enam bocah dan sekitar 20 orang perempuan dewasa, yang diantaranya hamil - terbalik sekitar 40km dari bibir pantai Libia.

Sebanyak 29 orang berhasil diselamatkan, kata Sami, dan 12 jenazah ditemukan.

Hak atas foto AFP ANDREAS SOLARO
Image caption Dalam operasi penyelamatan lainnya, dua perempuan yang ditemukan tengah berenang di laut mengatakan kepada tim penyelamat bahwa 128 orang tewas dalam kapalnya yang tenggelam.

Dalam operasi penyelamatan lainnya, dua perempuan yang ditemukan tengah berenang di laut mengatakan kepada tim penyelamat bahwa 128 orang tewas dalam kapalnya yang tenggelam.

Penyelundup manusia yang mengatur perjalanan berbahaya ini sering memaksa para migran menumpang kapal ringkih dan tidak memperhatikan kondisi cuaca yang buruk, kata PBB.

Temuan otoritas Italia mengungkapkan ada peningkatan kasus penyelundupann manusia dari Libia sejak Uni Eropa-Turki menandatangani kesepakatan pada Maret lalu untuk menahan laju para migran ke kepulauan Yunani.

Berita terkait