Klub malam gay di Orlando akan jadi lokasi memorial

Klub malam Pulse di Orlando dengan penjagaan polisi di bagian depan, Juni 2016 Hak atas foto AP
Image caption Wali Kota Orlando mengatakan gedung ini akan dipertahankan selama sedikitnya satu tahun sebelum diubah menjadi lokasi memorial

Kota Orlando di Florida sudah mengumumkan rencana untuk membeli klub malam gay Pulse dan mengubahnya menjadi memorial bagi 49 orang yang tewas ditembak oleh seorang pria bersenjata Juni lalu.

Wali Kota Buddy Dyer mengatakan bahwa bangunan tersebut "bermakna penting" karena itu adalah lokasi "peristiwa paling tragis yang pernah terjadi" dalam sejarah Orlando.

Media setempat melaporkan bahwa pembelian lokasi tersebut akan menggunakan anggaran kota sebesar $2,5 juta (Rp30 miliar lebih).

Serangan tersebut adalah salah satu penembakan massal terburuk dalam sejarah modern Amerika Serikat.

Omar Mateen menyandera orang-orang di dalam klub pada Sabtu malam, ketika ada 300 orang berada di sana.

Orang-orang bersembunyi di toilet dan ruang ganti demi menyelamatkan diri dari pria bersenjata tersebut. Mateen menembak korban-korbannya dengan senjata otomatis dan pistol dan kemudian ditembak oleh polisi.

Kelompok yang menyebut dirinya Negara Islam, atau ISIS, mengklaim bahwa Mateen adalah salah satu pejuang mereka.

Ayah Mateen mengatakan bahwa serangan tersebut tak ada hubungannya dengan agama, namun anak laki-lakinya memiliki pandangan anti-gay. Kemudian diketahui bahwa Mateen pernah mengunjungi klub tersebut dan dikenal di sana sebagai seorang pria gay.

Hak atas foto AP
Image caption Pengunjung klub malam Pulse sudah menandatangani tembok untuk mengenang para korban tewas.

Sejak serangan tersebut, banyak orang dari Amerika Serikat mendatangi lokasi klub malam Pulse untuk menyampaikan penghormatan.

Lewat sebuah video yang diunggah ke Twitter, Wali Kota Dyer mengatakan bahwa klub tersebut memiliki "makna penting dan besar bukan hanya untuk komunitas LGBT dan warga keturunan Hispanik tapi juga bagi kita semua yang tinggal dan mencintai Orlando".

Dia mengatakan akan melakukan konsultasi dengan beberapa grup komunitas untuk menentukan bentuk lokasi memorial tersebut.

Kota akan mempertahankan klub malam tersebut selama 12 sampai 18 bulan "agar semua orang dari seluruh negara dan dunia yang ingin mengunjungi lokasi tersebut bisa melakukannya", dia menambahkan.