Protes besar menentang Presiden Korea Selatan

Massa yang menghadiri aksi protes untuk menuntut mundurnya Presiden Korea Selatan Park Geun-hye untuk mundur, di Seoul, Korea Selatan, 12 November 2016. Hak atas foto AP
Image caption Aksi protes yang beberapa kali digelar menuntut agar Presiden Park Geun-hye mundur.

Sedikitnya 100.000 orang akan melakukan aksi protes di Seoul, ibu kota negara, untuk menuntut pengunduran diri Presiden Park Gun-hye.

Puluhan ribu polisi diturunkan untuk mencegah demonstran mencapai istana presiden.

Park dituduh membiarkan teman kepercayaannya, Choi Soon-sil, mengakses dokumen pemerintah tanpa izin.

Presiden yang angka popularitasnya anjlok akibat skandal ini sudah mengatakan bahwa dia "sedih".

Pekan lalu, massa berkumpul di pusat kota Seoul dan meneriakkan tuntutan, bernyanyi dan memegang spanduk yang bertuliskan "Park Geun-hye turun" dan "Pengkhianatan oleh pemerintahan rahasia".

Polisi memperkirakan massa berjumlah 45.000 orang, meski perencana aksi menghitung ada sekitar 200.000 orang.

Park mengatakan bahwa dia mengambil tanggung jawab penuh dan bersedia diselidiki.

Choi dituduh berupaya memeras uang dalam jumlah besar dari perusahaan-perusahaan Korea Selatan dan kini ditahan atas tuduhan pemalsuan dan penyalahgunaan wewenang.

Dia ditahan pekan lalu atas kecurigaan menggunakan persahabatannya dengan Park untuk meminta sumbangan bisnis untuk dana nirlaba yang dikelolanya.

Hak atas foto AFP
Image caption Park mengakui bahwa dia membiarkan temannya, Choi, menulis pidato kepresidenan tanpa izin keamanan.

Menyusul terbongkarnya kasus itu, Park sudah minta maaf, dan mengatakan bahwa dia "menaruh terlalu banyak kepercayaan pada hubungan personal dan tidak hati-hati dalam melihat apa yang sedang terjadi".

"Pikiran sedih mengganggu tidur saya pada malam hari. Saya sadar, apapun yang saya lakukan, akan sulit memperbaiki hati orang-orang, dan saya merasa malu."

Menurutnya, siapapun yang terbukti melakukan kesalahan akan dihukum, dan dia siap diperiksa oleh penyelidik.

Para penyelidik juga mengatakan bahwa mereka memperluas penyelidikan resmi yang dilakukan.