Kalah pemilihan presiden, Hillary Clinton salahkan direktur FBI

Hillary Clinton Hak atas foto Getty Images
Image caption Dukungan terhadap Hillary Clinton turun beberapa pekan sebelum pemilu.

Hillary Clinton menyalahkan kekalahannya dalam pemilihan presiden pada intervensi oleh direktur FBI. Pengumuman James Comey mengenai penyelidikan baru penggunaan email ketika menjabat sebagai menteri luar negeri beberapa hari sebelum pemungutan suara telah menghentikan momentum kampanyenya, kata Clinton.

Kandidat partai demokrat ini berbicara kepada penyumbang utama partai melalui telepon, yang dibocorkan ke media.

Kemudian, pada 6 November, dua hari sebelum pemilu, Comey mengumumkan melalui surat kedua bahwa dia berpegang pada penilaian sebelumnya - bahwa Clinton tidak harus menghadapi dakwaan kriminal.

"Ada banyak alasan mengapa pemilu seperti ini tidak sukses," kata Clinton kepada para donor dalam percakapan melalui telepon pada Sabtu.

"Tetapi analisis kita menunjukkan bahwa surat Comey memicu keraguan yang tak beralasan, tanpa dasar,terbukti, menghentikan momentum kita. Kita menurun, dan kita tetap berupaya untuk meraih keunggulan kita lagi."

Menurut Media AS, Hillary menambahkan bahwa rekomendasi Comey selanjutnya bahwa dia tidak dikenakan dakwaan telah meletupkan semangat pendukung Trump. Tim kampanyenya mengatakan meskipun Clinton telah bebas dari tuduhan kriminal, langkah itu hanya mendukung klaim Trump bahwa kandidat dari partai Demokrat itu dilindungi oleh sistem yang curang.

Hak atas foto AFP
Image caption Protes kemenangan Trump berlanjut.

Sementara itu, protes terhadap kemenangan Donald Trump terus berlanjut.

Di New York, sekitar 2.000 orang melakukan protes dengan berjalan kaki ke skyscraper di mana presiden terpilih tinggal, dengan meneriakkan "bukan presiden saya".

Aktivis anti-Trump telah menggelar protes setiap hari di sejumlah kota di AS sejak dipastikan kemenangannya pada Rabu lalu.

Berita terkait