Sting tampil dalam konser pembukaan kembali Bataclan di Paris

Sting Hak atas foto Reuters
Image caption Sting akan menyumbangkan pendapatannya dari pertunjukan itu untuk lembaga amal yang dibentuk oleh dua penyintas.

Gedung pertunjukan Bataclan di Paris kembali dibuka dengan menampilkan Sting, setahun setelah militan Islamis menewaskan 89 orang di lokasi tersebut.

Penyanyi asal Inggris ini mengatakan kepada penonton, bahwa mereka harus menghormati korban tewas dan merayakan kehidupan.

Konser dilakukan persis satu tahun setelah serangan, dilakukan mengheningkan cipta selama satu menit bagi para korban yang tewas oleh serangan anggota kelompok yang menyebut dirinya Negara Islam ISIS di ibukota Prancis.

Serangan di sejumlah lokasi di Paris pada 2015 lalu, menewaskan 130 orang.

Sting akan menyumbangkan pendapatannya dari pertunjukan itu untuk lembaga amal yang dibentuk oleh dua penyintas.

"Kami tidak akan melupakan mereka,"kata Sting, dalam bahasa Prancis, sebelum memulai konsernya.

Sting mengawali penampilannya dengan lagu Fragile.

Hak atas foto AFP
Image caption Para penonton di Bataclan harus jalani pemeriksaan yang ketat.

Para penonton, yang mulai tiba di lokasi konser beberapa jam sebelum dimulai, diselimuti perasaan yang campur aduk mengenai pertunjukan tersebut.

"Sting merupakan bagian dari masa muda kami tetapi kami juga memutuskan untuk datang karena Bataclan," kata seorang pria yang menonton konser itu, kepada kantor berita PA. "Awalnya kami ragu-ragu tetapi kami kemudian memutuskan bahwa hidup harus lebih kuat."

Gedung pertunjukan Bataclan telah direnovasi setelah serangan. Pengamanan ketat diberlakukan di lokasi tersebut.

Wartawan BBC Five Live Nick Garnett, yang berada di lokasi konser, harus menjalani tiga kali pemeriksaan sebelum masuk ke ruang konser.

Dia menulis cuitan: "Atmosfer yang sangat aneh. Bataclan telah dicat ulang, direnivasi tetapi peristiwa mengerikan setahun yang lalu masih sangat terasa. #Paris".

Hak atas foto AFP
Image caption Sejumlah orang berkumpul di depan gedung pertunjukan Bataclan dengan membawa lilin dan bunga.

Bataclan merupakan lokasi terakhir yang menjadi target militan, pada Jumat 13 November 2015.

Serangan yang terkoordinasi telah terjadi di Stade de France dan restoran yang dipenuhi pengunjung pada akhir pekan. Jumlah korban tewas 130 orang diantara mereka merupakan bagian dari 1.500 penonton konser band asal Amerika Eagles of Death Metal yang tengah konser di Bataclan.

Berita terkait