Donald Trump akan bertemu dengan PM Jepang

Donald Trump Hak atas foto AP
Image caption Dalam kampanye Donald Trump menyatakan tidak sepakat dengan kesepakatan dagang Trans Pasifik.

Perdana Menteri Jepang akan menjadi pemimpin asing pertama yang bertemu dengan presiden AS terpilih Donald Trump, sejak pemilu yang lalu.

Shinzo Abe mengatakan ingin 'membangun kepercayaan' dan 'bekerja sama untuk kesejahteraan dan perdamaian dunia', yang disampaikan sebelum memulai kunjungan.

Pertemuan di New York terjadi di tengah kekhawatiran akan arah kebijakan luar negeri AS dengan Jepang sebagai sekutu dekatnya.

Trump mengatakan Jepang harus membayar lebih untuk mempertahankan pasukan AS di wilayahnya.

Dia juga mengecam kesapakatan dagang besar yang dilakukan oleh Presiden Obama dan Jepang serta negara-negara di Lingkaran Pasifik.

AS dan Jepang merupakan sekutu terbesar sejak akhir Perang Dunia Dua, ketika AS membantu Jepang membangun ekonominya.

Menunggu perubahan kebijakan?

Abe akan mengunjungi New York dalam perjalanan ke pertemuan dagang Asia Pasifik di Peru.

Tetapi detail pertemuan yang akan digelar pada Kamis ini tidak begitu jelas, sementara pejabat Jepang mengatakan lokasi pertemuan belum dipastikan.

"Masih ada banyak kebingungan," jelas pejabat Jepang kepada kantor berita Reuters.

Wartawan BBC di Washington, Paul Adams, mengatakan Trump telah melunakkan ucapannya yang keras sejak pemilu lalu walau para pengamat masih bertanya-tanya apakah kebijakan fundamental AS terhadap Asia setelah perang akan tetap bertahan.

Trump mengatakan belum memilih kabinetnya dan posisi lainnya. Dia membantah bahwa transisinya ke Gedung Putih mengalami kekacauan.

Menurut pernyataan tim transisi, Trump dan Wakil Presiden terpilih Mike Pence telah berbicara dengan 29 pemimpin dunia sejak pemilu.

Berita terkait