Tersangka pengeboman New York mengaku tak bersalah atas dakwaan teror

Rahimi Hak atas foto AP
Image caption Rahimi disidangkan di pengadilan federal di Manhattan

Tersangka dibalik pengeboman di New York yang melukai 31 orang pada September lalu, menyatakan tidak bersalah atas dakwaan terorisme.

Ahmad Khan Rahimi didakwa dengan delapan kejahatan, termasuk penggunaan senjata pemusnah massal, pengeboman dan penggunaan senjata penghancur.

Rahimi hanya hadir di pengadilan baru-baru ini karena luka serius akibat tembakan polisi.

Dia dituduh berada di belakang peristiwa peledakan bom di Manhattan dan New Jersey.

Investigator mengatakan Rahimi menanam bom di Chelsea tetapi gagal diledakkan. Bom yang lain meledak di New Jersey sebelumnya di hari yang sama tetapi tak ada yang terluka.

Dia juga dituduh meninggalkan bahan peledak di dalam ransel yang dibuang di tempat pembuangan sampah di Elizabeth, New Jersey.

Asisten Jaksa AS Nicholas Lewin mengatakan pemerintah memiliki klip video pergerakan Rahimi di hari pengemboman terjadi, rekaman internet menunjukkan dia membawa material pembuat bom dan membuktikan DNAnya berada di bahan peledak.

Polisi juga menemukan sebuah jurnal tulisan tangan yang tercantum Rahmini memuja Osama bin Laden dna mengriktik AS atas perang Irak dan Afghanistan.

"Target Rahmini adalah membawa ketakutan dan kehancuran terhadap orang-orang yang tak bersalah," jelas kepala kantor FBI New York William Sweeney,, dalam sebuah pernyataan.

Topik terkait

Berita terkait