Kereta di India keluar rel, puluhan orang meninggal dunia

india, kereta Hak atas foto Reuters
Image caption Insiden yang menimpa para penumpang Kereta Ekspres Indore-Patna terjadi sesaat setelah pukul 03.00 dini hari waktu setempat.

Sedikitnya 91 orang meninggal dunia setelah 14 rangkaian gerbong kereta ekspres India keluar dari rel di Negara Bagian Uttar Pradesh, Minggu (20/11).

Insiden yang menimpa para penumpang Kereta Ekspres Indore-Patna terjadi sesaat setelah pukul 03.00 dini hari waktu setempat, dekat Kota Kanpur.

Jumlah korban meninggal dunia diperkirakan bakal bertambah lantaran upaya evakuasi para penumpang masih berlangsung. Sejauh ini, selain 91 orang meninggal dunia, lebih dari 100 lainnya dilaporkan cedera.

Belum jelas penyebab kereta keluar dari rel.

"Kami terbangun dengan guncangan sekitar pukul 03.00. Beberapa gerbong keluar rel, semua orang terkejut. Saya melihat sejumlah jenazah dan korban cedera," kata Krishna Keshav, salah seorang penumpang, kepada BBC.

Sebagian besar korban berada di dua gerbong dekat mesin kereta, yang terbalik dan rusak parah.

Hak atas foto Reuters
Image caption Jumlah korban meninggal dunia diperkirakan bakal bertambah lantaran upaya evakuasi para penumpang masih berlangsung.

Merespons peristiwa ini, Perdana Menteri Narendra Modi meluncurkan cuitan melalui akun media sosialnya. "Duka yang tak bisa diungkap kata-kata atas hilangnya sejumlah nyawa akibat kereta ekspres Patna-Indore keluar rel. Saya turut memikirkan para keluarga yang berduka. Doa untuk mereka yang cedera dalam kecelakaan kereta yang tragis ini."

Modi mengatakan dia telah berbincang dengan Menteri Perkeretaapian, Suresh Prabhu, yang "memantau situasi ini dari dekat".

Prabhu menegaskan penyelidikan terhadap insiden tersebut akan segera dimulai dan kompensasi akan diberikan kepada para penumpang yang meninggal dunia dan cedera. Menurutnya, aksi tegas akan ditempuh terhadap orang yang bertanggung jawab atas kecelakaan itu.

Berita terkait