Serangan bom bunuh diri di masjid Syiah di Kabul tewaskan puluhan orang

Kabul, Afghanistan, bom Hak atas foto EPA/JAWAD JALALI
Image caption ISIS sudah menyatakan berada di belakang serangan bom bunuh diri di Masjid Baqir ul Olum, Kabul.

Seorang pengebom bunuh diri menewaskan sedikitnya 27 orang di sebuah masjid milik umat Syiah di ibu kota Afghanistan, Kabul.

Ledakan di Masjid Baqir ul Olum di sebelah barat ibu kota tersebut, Senin (21/11), juga menyebabkan 35 orang lainnya cedera.

Kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS sudah mengatakan berada di belakang serangan bom yang berlangsung ketika umat Syiah berkumpul untuk sebuah upacara keagamaan.

Serangan di Kabul ini merupakan yang terbaru dari serangkaian serangan atas umat Syiah di Afghanistan yang diakui dilakukan oleh ISIS, yang beraliran Islam Sunni.

Pihak berwenang mengatakan penyerang datang dengan berjalan kaki dan meledakkan dirinya di dalam masjid.

Para saksi mata mengatakan upacara untuk mengenang kematian Imam Hussein -yang merupakan cucu Nabi Mohammad, sudah hampir berakhir ketika bom meledak.

Hak atas foto AP/Rahmat Gul
Image caption Laporan-laporan setempat mengatakan anak-anak termasuk dalam korban yang tewas.

"Saya berada di dalam masjid dan mullah sedang memimpin doa," kata Ewaz Ali, yang menderita luka ringan, kepada kantor berita AP.

"Tiba-tiba ada ledakan besar dan semuanya menjadi gelap," tambah pria berusia 50 tahun itu.

Pengunjung lainnya, Nadir Ali, menjelaskan kepada kantor berita AFP bahwa ledakan menimbulkan awan debu yang tebal di dalam masjid.

"Ketika awan debu menghilang, saya melihat masjid penuh dengan potongan tubuh manusia dan darah. Saya sendiri terluka di bagian pinggang dan harus merangkak untuk ke luar dari masjid."

Laporan-laporan setempat menyebutkan ada juga anak-anak yang tewas dalam serangan tersebut.

Hak atas foto AP/Massoud Hossaini
Image caption Pengebom disebut datang dengan berjalan kaki dan meledakkan dirinya di dalam masjid.

Walau tidak pernah ada sensus yang memadai dalam waktu lebih dari 40 tahun belakangan, diperkirakan populasi umat Syiah mencapai sekitar 20% dari total penduduk Afghanistan, yang mayoritas adalah orang Sunni.

Kelompok militan Taliban sudah membantah terlibat dalam serangan di Masjid Baqir ul Olum.

"Kami mengecam ledakan itu," kata seorang juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, kepada BBC. "Aksi ini bukan kerjaan kami dan tidak ada hubungan dengan kami.

Topik terkait

Berita terkait