Pesawat Pakistan jatuh, semua penumpang diyakini tewas

Pesawat PIA Hak atas foto Reuters
Image caption Pesawat yang dioperasikan PIA jatuh dalam penerbangan dari Chitral menuju Islamabad.

Pesawat yang dioperasikan perusahaan penerbangan Pakistan International Airlines (PIA) yang membawa 48 orang jatuh di Pakistan utara, hari Rabu (07/12).

PIA mengatakan pesawat dengan nomor penerbangan PK661 tersebut 'kehilangan kontak dengan menara kontrol' dalam perjalanan dari Chitral menuju Islamabad.

Pernyataan militer menyebutkan petugas telah menemukan 26 jenazah dari lokasi jatuhnya pesawat di kawasan Havelian, sekitar 70 kilometer di utara Islamabad. Dikatakan hampir semua jenazah terbakar dan sangat sulit dikenali.

Di masa lalu PIA pernah dituding mengalami masalah keselamatan.

Di penerbangan tersebut terdapat 42 penumpang, lima awak, dan satu petugas teknis, kata PIA.

Para pejabat setempat mengatakan diperkirakan tidak ada yang selamat dalam kecelakaan ini.

Pesawat lepas landas dari Chitral pada pukul 15.00 waktu setempat dan hilang kontak 90 menit kemudian, hanya beberapa saat sebelum dijadwalkan tiba di bandara tujuan.

Penyanyi pop kenamaan yang kemudian menjadi pendakwah, Junaid Jamshed, dan istrinya berada dalam daftar penumpang dan sejumlah sumber membenarkan ia terbang dengan menggunakan pesawat tersebut.

Hak atas foto EPA
Image caption Tayangan TV menunjukkan puing-puing pesawat terbakar di satu lembah di Pakistan utara.

Para pengikut Jamshed di Twitter, yang jumlahnya mencapai hampir satu juta, memberikan penghormatan kepadanya.

Lagu berjudul Dil Dil Pakistan yang melambungkan namanya pada 1987 sering digambarkan sebagai 'lagu kebangsaan tidak resmi' Pakistan.

Perdana Menteri Nawaz Sharif mengatakan dirinya sangat berduka dan terpukul dengan kecelakaan ini.

Tayangan TV Pakistan memperlihatkan puing-puing pesawat yang terbakar di satu lembah.

Militer sudah mengerahkan petugas dan beberapa helikopter ke lokasi, kata media di Pakistan.

Pada 2006 lalu satu pesawat PIA jatuh menewaskan 44 orang.

Topik terkait

Berita terkait