Kereta pengangkut elpiji meledak di Bulgaria, empat tewas

Asap terus mengepul di desa Hitrino, Bulgaria, beberapa jam setelah ledakan kereta yang keluar dari rel, 10 Desember 2016. Hak atas foto Reuters
Image caption Asap terus mengepul di desa Hitrino, beberapa jam setelah ledakan.

Sebuah kereta yang mengangkut elpiji keluar dari rel dan meledak di Bulgaria, menewaskan sedikitnya empat orang.

Lebih dari 20 orang kini dirawat di rumah sakit akibat luka bakar dan luka lainnya setelah insiden di desa Hitrino, kata media setempat.

Otoritas memerintahkan evakuasi saat pemadam kebakaran berusaha memadamkan api.

Sedikitnya 20 bangunan rusak akibat kereta yang keluar jalur dan ledakan, kata juru bicara Nikolay Nikolov pada televisi Bulgaria, Nova.

Dua tank mengenai kabel listrik dan meledak dekat stasiun desa tersebut, sekitar 05:30 waktu setempat (10:10 WIB), menurut beberapa laporan.

"Dua ledakan menyebabkan kebakaran yang serius dan merusak sedikitnya 20 bangunan," kata Sekretaris Menteri Dalam Negeri Georgi Kostov pada kantor berita Reuters.

"Ada banyak orang yang terluka...dengan banyak luka bakar."

Hitrino, desa yang dihuni 800 orang, terletak di provinsi Shumen di timur laut Bulgaria, sekitar 100km dari Laut Hitam.

Perdana Menteri Bulgaria Boiko Borisov mengatakan dia kini sedang menuju desa tersebut.

Dalam sebuah unggahan di media sosial, dia mengatakan bahwa rumah sakit setempat membutuhkan sumbangan darah untuk menangani para korban, dan dia meminta orang-orang di daerah setempat untuk menyumbangkan darah.

Menteri Transportasi Ivalyo Moskovski juga mengatakan bahwa dia menuju desa tersebut. Dalam pernyataan singkat, dia mengatakan sudah memerintahkan kepala satuan tugas penyelidikan kecelakaan kereta dan perwakilan dari perusahaan infrastruktur rel untuk berada di lokasi.

Topik terkait