Larangan rok pendek di parlemen Israel diprotes

Rok pendek Hak atas foto Reuters
Image caption Puluhan staf parlemen berkumpul dan berunjuk rasa di depan gedung parlemen Knesset, Rabu (14/12).

Berbagai laporan menyebutkan parlemen Israel menangguhkan aturan berpakaian, setelah para stafnya memprotes larangan mengenakan rok yang dianggap terlalu pendek.

Para karyawan mengatakan Knesset baru-baru ini memperketat aturan ihwal seberapa panjang rok yang boleh dikenakan, lalu petugas keamanan melarang rekan-rekan mereka yang dianggap roknya terlalu pendek untuk memasuki gedung.

Ketua parlemen Yuli Edelstein mengatakan aturan itu muncul setelah banyaknya keluhan atas tudingan pakaian yang tidak pantas.

Tim gabungan akan mengkaji aturan itu dan memutuskan bagaimana peraturan yang semestinya akan diterapkan di kemudian hari.

Kebijakan tersebut ditangguhkan setelah adanya ketegangan dalam rapat di parlemen, lapor surat kabar Israel Haaretz.

Tim akan meneliti aturan yang diberlakukan untuk para anggota parlemen laki-laki dan perempuan serta para asisten mereka.

Pada bulan Oktober, direktur administrasi parlemen mengirimkan surat ke semua staf yang mengingatkan aturan berpakaian bagi semua orang.

Aturan itu melarang penggunaan kaus oblong atau t-shirt, celana pendek, sandal dan gaun pendek atau rok, tetapi tidak menyebutkan secara khusus definisi rok pendek, sehingga menyebabkan masalah interpretasi.

Hak atas foto Reuters
Image caption Kebijakan itu tidak menyebutkan seberapa panjang atau pendek rok yang dikenakan sehingga menyebabkan masalah interpretasi.

Para staf perempuan kemudian mengenakan rok dan gaun di atas lutut untuk memprotes larangan itu pada Rabu (14/12).

Beberapa orang mengatakan petugas keamanan pria mengatakan telah mempermalukan mereka dengan memerintahkan untuk membuka kancing mantel, sehingga mereka bisa melihat seberapa pendek rok yang mereka kenakan.

Salah seorang anggota parlemen, Manuel Trajtenberg, melepas kemejanya dan mengeluh dengan sarkastis bahwa para karyawan perempuan sebentar lagi 'harus memakai burka.'

Ketua parlemen Edelstein membela aturan kesopanan di lembaga legislatif itu. Ia mengatakan bahwa aturan tersebut sudah diterapkan selama bertahun-tahun, namun baru diberlakukan dalam beberapa hari terakhir karena adanya berbagai keluhan.

Dalam pernyataan di radio ia mengatakan bahwa Knesset tidaklah berubah menjadi, dalam kata-katanya sendiri "Iran-Taliban."

Topik terkait

Berita terkait