Anak-anak yatim ikut dievakuasi dari Aleppo

Aleppo, Suriah Hak atas foto AFP/OMAR HAJ KADOUR
Image caption Lebih dari 4.500 warga sipili meninggalkan kawasan di Aleppo timur yang dikuasai kelompok pemberontak.

Ribuan orang, termasuk puluhan anak yatim, telah meninggalkan Aleppo lewat proses evakuasi terbesar sejauh ini dari kota yang terkepung akibat konflik di Suriah itu.

Lebih dari 4.500 warga sipil sudah meninggalkan kawasan di Aleppo timur yang dikuasai oleh kelompok pemberontak, Senin (19/12).

Salah satunya adalah seorang anak perempuan berusia tujuh tahun, Bana Alabed, yang pernah mengirim pesan di Twitter tentang kondisi di Aleppo.

Upaya awal untuk mengevakuasi warga dari kantong-kantong pemukiman di Aleppo timur itu gagal dilaksanakan Jumat (16/12) pekan lalu sehingga para warga sipil terlantar tanpa makanan dan tempat tinggal sementara.

Namun operasi evakuasi dimulai kembali Minggu (18/12).

Hak atas foto Reuters
Image caption Bana Alabed -anak perempuan berusia tujuh tahun yang mengunggah rumahnya yang dibom- ikut dievakausi.

Pernyataan dari badan PBB untuk anak, UNICEF, menyebutkan 47 anak yang terkurung di rumah yatim piatu sudah berhasil dipindahkan ke tempat aman.

Beberapa anak tersebut, tambah UNICEF, berada dalam kondisi kesehatan yang serius karena cedera maupun dehidrasi. Mereka akan dibawa ke bagian Aleppo lainnya maupun ke Provinsi Idlib.

Bana Alabed sudah dipastikan ikut dalam rombongan yang dievakuasi. Pesannya di Twitter -yang ditulis dengan bantuan ibunya- beberapa waktu lalu tentang rumahnya yang dibom maupun seruannya untuk perdamaian, mendapat perhatian di seluruh dunia.

Hak atas foto Reuters
Image caption Seorang anak yang ikut dievakuasi dari kawasan Aleppo timur memberi tanda 'kemenangan'.

Dalam sebuah video yang diunggah di media sosial, dia mengungkapkan kelegaan karena bertahan dari 'pengeboman Aleppo yang tidak henti-hentinya'".

Sementar warga sipil dievakuasi ke tempat yang aman, Dewan Keamanan PBB sudah menerima sebuah resolusi yang meminta PBB dan lembaga lainnya melakukan pengawasan netral yang memadai atas evakuasi dari Aleppo.

Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Samantha Power, menyebut resolusi itu sebagai sebuah 'langkah penting' namun menegaskan 'jika tidak diwujudkan, hanya sehalaman kertas'.

Topik terkait

Berita terkait