'Bom mobil' di kantor Lobi Kristen Australia 'bukan teror'

Mobil itu terbakar habis, dan pengemudinya menderita luka bakar. Hak atas foto Lyle Shelton/Twitter
Image caption Mobil itu terbakar habis, dan pengemudinya menderita luka bakar.

Sebuah mobil van penuh dengan tabung gas menyeruduk markas besar Australian Christian Lobby di Canberra.

Polisi Wilayah Ibukota mengatakan kejadian itu 'tidak bermotifkan politik, agama, atau ideologi.'

Pengemudi berusia 35 tahun menderita luka bakar sesudah terjadinya ledakan yang menghancurkan mobil itu dan merusak kantor yang sedang kosong.

Peristiwanya terjadi Rabu pukul 21:30 (17:30 WIB), dan sopir itu segera dibawa menuju Rumah Sakit Canberra untuk mendapatkan perawatan.

Menurut polisi sang sopir tampaknya memicu silinder gas di dalam mobilnya.

Namun polisi mengesampingkan kemungkinan motivasi politik dalam kejadian itu setelah berbicara singkat dengan sopir itu di Rumah Sakit.

Ia masih berada dalam keadaan kritis.

"Kami menganggap, tak ada ancaman terhadap masyarakat terkait kejadian ini," kata Mark Walters, dari kepolisian Canberra.

'Ancaman pembunuhan'

Hari Kamis, direktur pelaksana ACL, Lyle Shelton mengungkapkan keyakinannya bahwa ia adalah 'sasaran serangan itu'.

"Kami menerima sejumlah ancaman pembunuhan dan kekerasan sepanjang tahun ini," katanya kepada ABC.

"Ini merupakan serangan terhadap kebebasan bicara di Australia, yang sangat mengguncangkan saya, dan tak pernah terbayangkan akan terjadi dalam hidup saya."

Shelton mengatakan, ia lega bahwa tak ada staff di kantor saat kejadian.


Apa itu Lobi Kristen Australia -ACL?

ACL digambarkan sebagai 'gerakan akar rumput' beranggotakan lebih dari 80.000 orang yang mengupayakan penerapan nilai-nilai Kristiani dalam kebijakan publik.

Kelompok konservatif ini dikenal untuk penentangannya pada perkawinan sesama jenis, aborsi, euthanasia dan program edukasi LGBT di sekolah.

Mereka mendukung sensor di internet dan didirikannya kapel di sekolah Kristen.

Sejak Pemilu tahun 2007, para pemimpin dua partai politik utama Australia selalu berpidato di depan konferensi yang diprakarsai ACL.

Banyak pemimpin agama menyebut, ACL tidak mewakili pandangan seluruh umat Kristen

Berita terkait