Ditemukan, kotak hitam pesawat Rusia yang jatuh di Laut Hitam

rusia, pesawat Hak atas foto MAX VETROV/AFP/Getty
Image caption Pesawat militer Tu-154 menghilang dua menit setelah lepas landas dari bandar udara Adler di Sochi pada 05.25 waktu setempat hari Minggu (25/12).

Rekaman data penerbangan pesawat militer Rusia yang jatuh di Laut Hitam, pada Minggu (25/12), telah ditemukan.

Benda itu adalah satu dari dua 'kotak hitam' pesawat jet Tu-154. Adapun rekaman percakapan kokpit hingga sekarang belum didapat regu pencari.

Pesawat militer Tu-154 menghilang dua menit setelah lepas landas dari bandar udara Adler di Sochi pada 05.25 waktu setempat hari Minggu (25/12). Sedianya pesawat ini akan mendarat di Latakia, Suriah, setelah bertolak dari Moskow.

Pesawat transit di Sochi untuk mengisi bahan bakar.

Ada 92 penumpang dan awak termasuk 64 anggota band militer kenamaan, Alexandrov, yang dijadwalkan akan menghibur tentara Rusia di Suriah.

Upaya pencarian pesawat dan korban di Laut Hitam ini melibatkan lebih dari 3.000 personel dan didukung oleh 45 kapal, pesawat, helikopter, dan drone. Dikerahkan juga semacam kapal selam yang beroperasi di laut dalam.

Hingga Senin petang, 11 jenazah dan 154 potongan tubuh ditemukan dan para pejabat meyakini sebagian besar korban masih terperangkap di badan pesawat.

Menteri Perhubungan Rusia, Maxim Sokolov, mengatakan pesawat militer Rusia yang jatuh di Laut Hitam besar kemungkinan disebabkan oleh dua faktor.

Yaitu, kesalahan pilot atau kesalahan teknis. Dinas rahasia Rusia, FSB, sementara itu mengatakan pesawat yang sedianya terbang ke Suriah ini jatuh karena 'benda asing pada mesin atau masalah di bahan bakar.

Topik terkait

Berita terkait