Sengketa AS-Rusia: Inilah dua resor mewah Rusia yang diperintahkan ditutup

Hak atas foto AP
Image caption Rusia semula mengusulkan untuk mengusir 35 diplomat AS dari Moskow

Dua resor mewah di Amerika Serikat yang digunakan oleh Rusia diperintahkan ditutup sebagai bagian dari sanksi yang diumumkan oleh Presiden Obama terhadap Moskow, selain pengusiran 35 diplomat.

Presiden Vladimir Putin sendiri mengumumkan Jumat (30/12) bahwa Rusia tidak akan mengusir diplomat Amerika Serikat setelah Presiden Obama mengusir para diplomat Moskow.

Langkah ini dilakukan terkait tuduhan Rusia melakukan serangan cyber dalam pemilihan presiden AS dan dianggap menguntungkan presiden terpilih Donald Trump.

Putin menyatakan akan menunggu sampai Trump duduk di Gedung Putih pada tanggal 20 Januari 2017 sebelum memutuskan tanggapan Moskow.

Sebelumnya kementerian luar negeri Rusia meminta secara resmi kepada Putin untuk mengusir 35 diplomat AS. Rusia menyanggah terlibat dalam meretas pemilihan presiden AS dan menyebut sansksi AS "tak berdasar."

Perdana Menteri Dmitry Medvedev menuduh Presiden Obama mengakhiri pemerintahannya dengan melakukan tindakan anti-Rusia.

Dua resor Rusia yang ditutup adalah di New York dan Maryland dan digunakan oleh para diplomat Rusia.

Inilah apa yang kami ketahui terkait dua resor mewah itu.

Kompleks besar atau tempat peristirahatan?

Hak atas foto AFP
Image caption Resor Rusia di Maryland

Rusia dan Amerika Serikat bahkan tak sepakat dengan sebutan untuk properti ini.

Kementerian luar negeri AS menyebutnya sebagai kompleks besar dengan penjagaan keamanan.

Sementara kementerian luar negeri Rusia menyebut dua properti ini sebagai "dachas" atau tempat peristirahatan.

Maryland

Hak atas foto Google Earth
Image caption Lapangan tenis dan kolam renang masih terlihat.

Menurut media AS, properti ini adalah tempat perisitirahatan di Maryland yang digunakan oleh kedutaan Rusia.

Lokasinya di Pioneer Point, Centreville, sekitar 120 km di timur Washington.

Properti ini dulu dimiliki oleh John J Raskob, eksekutif finansial di General Motors yang membantu pendanaan gedung Empire State.

Bangunan ini dibeli oleh pemerintah Soviet pada 1972 dan digunakan sebagai resor, dan menimbulkan kekhawatiran tetangga di sekitar bahwa kapal selam Rusia dapat ditemukan di Teluk seputar, seperti dilaporkan media lokal saat itu.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Rascob di kediamannya di Maryland

Pada 1987, seorang reporter Washington Post diberi kesempatan melihat properti itu oleh Oleg Sokolov, pejabat kedutaan Soviet di Washington.

Dengan judul, "Mengintip resor Soviet di pesisir timur," artikel itu menggambarkan kamera video dan gerbang yang dirantai namun sikap terbuka tuan rumah.

"Tak ada yang kami kami sembunyikan di sini," kata Sokolov, sambil memakai baju untuk tenis.

Saat Uni Soviet hancur pada 1992, tempat itu dijual ke Federasi Rusia.

Associated Press melaporkan satu bangunan besar direnovasi menjadi 12 apartemen dengan kapasitas total 40 keluarga, masing-masing membayar sewa murah untuk perawatan.

Sejak itu, properti juga jarang masuk dalam pemberitaan, sampai kini.

New York

Hak atas foto Getty Images
Image caption Killenworth pada 1946.

Sebagian besar media AS memusatkan pada properti di New York, rumah besar yang dinamakan Killenworth.

Rumah ini terdiri dari 49 kamar dan terletak di Glen Cove, sisi utara Long Island, tak jauh dari Manhattan.

Rusia telah lama memiliki properti yang dulu ditempati oleh George duPont Pratt, taipah properti. Namun para pejabat AS mengatakan kepada New York Times, properti itu sering kosong dan hanya dijaga beberapa orang.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Penyanyi opera Madame Alda menyanyi di resor New York pada 1918.

The Times melaporkan hubungan dua negara tegang pada 1982 saat pemerintah Ronald Reagan menuduh Rusia memata-matai industri teknologi dan pertahanan Long Island.

Sebagai balasannya, Dewan Kota Glen Cove mencabut akses Rusia untuk parkir bebas di pantai dan potongan untuk menggunakan lapangan tenis.

Apakah diplomat AS memiliki properti yang sama di Rusia?

Ya. Kementerian luar negeri Rusia mengusulkan larangan diplomat AS menggunakan "dachas" di Serebryany Bor, di dekat Moskow.

Namun Presiden Putin memilih untuk menggunakan tanggapan lunak saat ini.

Topik terkait

Berita terkait