Demi tembus wilayah Spanyol, migran bersembunyi di koper

maroko, ceuta, migran Hak atas foto EPA/SPANISH CIVIL GUARD
Image caption Pemuda Afrika ini bersembunyi di dalam koper yang dibawa seorang perempuan asal Maroko.

Kepolisian menangkap dua warga Maroko yang berupaya menyelundupkan tiga migran ke wilayah Spanyol di Afrika Utara. Dari tiga migran itu, dua bersembunyi di dalam mobil dan satu di dalam koper.

Penyelundupan manusia itu terbongkar ketika polisi memeriksa sebuah mobil di perbatasan antara Maroko dan Ceuta, sebuah wilayah Spanyol yang terpisah dari daratan utama Eropa.

Di dalam mobil, polisi menemukan satu orang bersembunyi di dalam dasbor dan satu lainnya di bawah jok belakang. Kedua orang yang diduga warga Guinea tersebut langsung mendapat pertolongan medis karena mereka sulit bernapas.

Secara terpisah, polisi menemukan seorang pemuda Afrika, yang diduga berasal dari Gabon, bersembunyi di dalam koper seorang perempuan Maroko berusia 22 tahun. Perempuan itu dituding mencoba menyelundupkan sang pemuda ke Ceuta.

Hak atas foto EPA/SPANISH CIVIL GUARD
Image caption Seorang migran berupaya menembus wilayah Ceuta dengan bersembunyi di dalam dasbor mobil.

Kedua insiden itu berlangsung tatkala 1.100 migran asal sub-Sahara Afrika menyerbu pagar perbatasan Ceuta-Maroko setinggi enam meter.

Tidak ada migran yang menembus masuk wilayah Ceuta, namun 50 warga Maroko dan lima penjaga perbatasan Spanyol menderita cedera. Dua orang yang mencoba memanjat pagar juga mengalami luka-luka dan dibawa ke rumah sakit di Ceuta.

Penyerangan serupa terjadi pada 9 Desember lalu yang melibatkan 400 migran asal Afrika.

Upaya seperti itu berulang kali terjadi di perbatasan Ceuta dan Melila, wilayah lain Spanyol di Afrika Utara. Para migran yang ditangkap dikembalikan ke Maroko, sedangkan mereka yang berhasil melompati pagar pada akhirnya direpatriasi.

Topik terkait

Berita terkait