Pengadilan AS putuskan tunda deportasi pengungsi

pengungsi Hak atas foto BRYAN R. SMITH/ AFP/ Getty Image
Image caption Protes terhadap penahanan pengungsi di bandara AS.

Seorang Hakim memutuskan untuk sementara menunda deportasi bagi pemegang visa AS dari tujuh negara Muslim dibawah perintah eksekutif dari Presiden Trump.

Persatuan Hak Sipil Amerika (ACLU) mengajukan gugatan pada Sabtu (28/01) pagi terhadap perintah presiden AS itu.

Hakim mengatakan penundaan itu untuk mencegah deportasi bagi mereka "yang tertangkap" setelah perintah presiden dikeluarkan, kata ACLU.

Kelompok itu memperkirakan sekitar 100 sampai 200 orang ditahan di bandara atau ketika transit di bandara AS.

Keputusan pengadilan itu terjadi setelah ratusan orang menggelar protes di bandara di sejumlah negara bagian AS untuk menolak keputusan Trump untuk membatasi imigrasi.

Lee Gelernt, wakil direktur hukum pada Immigrants Rights Project, menyampaikan gugatan kasus itu di pengadilan dan disambut oleh para pemrotes.

"Singkatnya, hakim melihat apa yang dilakukan pemerintah dan memberikan apa yang kita mau, yang memblok perintah Trump dan tidak mengijinkan pemerintah untuk mengusir setiap orang yang telah datang dan ditangkap berdasarkan perintah, di seluruh negara," kata dia kepada kerumunan orang di depan pengadilan.

Dia juga mengatakan hakim telah memerintahkan pemerintah untuk menyediakan daftar nama orang yang telah ditahan di bawah perintah tersebut.

"Kita akan melihat masing-masing orang, menyediakan pengacara dan berupaya untuk mengeluarkan mereka dari tahanan saat ini - tetapi minimal, mereka tidak akan dikembalikan ke (tempat yang ) berbahaya," kata Gelernt .

Pengadilan akan menetapkan waktu untu menggelar persidangan kasus ini pada akhir Februari.

Topik terkait

Berita terkait