Parlemen Inggris mendukung dimulainya proses resmi Brexit

Inggris, parlemen, Brexit Hak atas foto PA
Image caption Sebanyak 498 suara mendukung dimulainya proses resmi Brexit 114 suara menentang.

Parlemen Inggris, lewat pemungutan suara Rabu (01/02) malam waktu setempat, memutuskan untuk memulai proses resmi ke luar dari Uni Eropa.

Sebanyak 498 suara memberi persetujuan kepada Perdana Menteri Theresa May untuk memulai perundingan sementara 114 suara menentang.

Partai Nasional Skotlandia dan Liberal Demokrat sejak awal menyatakan menentang sementara 47 anggota Partai Buruh memilih untuk tidak sejalan dengan kepemimpinan partai yang mendukung Brexit.

Di kubu Partai Konservatif yang memerintah, mantan menteri keuangan Ken Clarke, yang pro-Uni Eropa, memberikan suara melawan Brexit.

RUU Uni Eropa kini akan dibawa ke Majelis Tinggi sebelum ditetapkan sebagai UU, namun diperkirakan tidak akan menghadapi penentangan.

Hak atas foto PA/Philip Toscano
Image caption Sekelompok warga penentang Brexit menggelar unjuk rasa di luar gedung parlemen sebelum pemungutan suara.

PM May sudah memutuskan batas waktu 31 Maret untuk memicu Pasal 50 Traktat Lisbon, yang menjadi awal dari proses perundingan dengan Uni Eropa untuk memisahkan diri, yang diperkirakan memakan waktu sekitar dua tahun.

Debat di parlemen dan perhitungan suara ini menyusul keputusan Mahkamah Agung bahwa parlemen harus memberikan suara dalam proses Brexit walaupun hasil referendum pada Juni 2016 menetapkan 51,9% suara ingin Inggris ke luar dari Uni Eropa dan 48,1% tetap berada di blok tersebut.

Menteri Luar Negeri Boris Johnson -salah seorang pengkampanye ke luar dari UE, menyambut baik hasil di parlemen.

Di halaman Facebook-nya dia menulis," Kami mungkin meninggalkan traktat Uni Eropa. Kami tidak meninggalkan Eropa."

Topik terkait

Berita terkait