Diprotes mahasiswa, UC Berkeley batalkan ceramah pendukung Trump

Kampus Hak atas foto AP
Image caption Ceramah telah dibatalkan setelah terjadi pembakaran di bagian kampus.

Universitas California di Berkeley telah membatalkan ceramah yang akan disampaikan editor situs Breitbart News, Milo Yiannopoulos, setelah para mahasiswa memprotes kunjungannya.

Yiannopoulos secara terbuka mendukung Presiden Donald Trump.

Ratusan mahasiswa berjalan dan menghadapi polisi anti huru-hara. Setidaknya sebuah tembakan telah dilontarkan dan polisi juga menembakkan gas air mata. Saat ini kampus ditutup.

Tidak ada laporan korban luka yang serius dalam peristiwa ini.

Kritik menyebutkan Yiannopoulos merupakan seorang yang rasis dan misoginis.

Dia juga dilarang oleh Twitter setelah memimpin kampanye melawan aktris Ghostbusters Leslie Jones.

Kedatangan Yiannopoulos disponsori oleh Berkeley College Republicans.

Juru bicara Berkeley College Republicans, Pieter Sittler mengatakan mereka tidak sepakat dengan semua yang dia katakan, tetapi "dia menyampaikan dukungan bagi pandangan konservatif yang tertindas di kampus Amerika".

UC Berkeley menekankan tidak mengundang Yiannopoulos, tetapi menolak permintaan untuk membatalkan acara tersebut.

Sebelumnya, protes para mahasiswa ini berjalan damai, tetapi kemudian mereka memecahkan jendela di lokasi acara, dan melempar bom asap dan mulai melakukan pembakaran di Sproul Plaza.

Topik terkait

Berita terkait