Korut sebut peluncuran roket berjalan ‘sukses’

korut Hak atas foto EPA
Image caption Uji coba rudal Korea Utara berlangsung pada Minggu (12/02).

Pemerintah Korea Utara mengklaim peluncuran roket balistik yang diawasi secara langsung oleh Kim Jong-un pada Minggu (12/02) berjalan dengan 'sukses'.

Peranti itu, sebagaimana dilaporkan kantor berita Korea Utara, KCNA, adalah "misil balistik dengan jangkauan menengah hingga jarak jauh yang diluncurkan dari darat".

KCNA melaporkan roket Puksugong-2 itu menggunakan bahan bakar padat sehingga roket memperoleh tenaga lebih besar dan jangkauan yang jauh.

Lebih lanjut, laporan itu menyebutkan Kim Jong-un 'menyampaikan rasa puas' atas uji coba yang dia katakan "menambah kekuatan luar biasa pada negara ini".

Roket itu, menurut KCNA, sengaja ditembakkan dengan sudut yang tinggi karena memperhitungkan negara-negara tetangga.

Hak atas foto KIM HEE-CHUL
Image caption Kim Jong-un memerintahkan serangkaian uji coba rudal dan nuklir sejak tahun lalu.

Militer Korea Selatan mengatakan misil tersebut diluncurkan pada pukul 07:55 waktu setempat (06:25 WIB) dan terbang menuju timur ke arah Laut Jepang sejauh 500 km.

Kementerian Korsel menyatakan "Korea Utara melakukan provokasi berulang kali yang menunjukkan sifat rezim Kim Jong-un irasional, terobsesi secara maniak pada pengembangan nuklir dan misil."

Adapun Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, yang sedang berkunjung ke Amerika Serikat mengatakan uji coba itu "sepenuhnya tidak bisa ditoleransi."

Hak atas foto AP
Image caption Donald Trump mengatakan "Amerika 100% berdiri di belakang Jepang, sekutu hebatnya."

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, meyakinkan Abe bahwa "Amerika 100% berdiri di belakang Jepang, sekutu hebatnya."

Sebelumnya, Trump menepis klaim Kim Jong-un tentang kemampuan Korea Utara untuk mengembangkan rudal balistik yang menjangkau AS.

Melalui media sosial Twitter, Trump berkomentar, "Itu tidak akan terjadi."

Berita terkait