Militer Irak luncurkan serangan melawan ISIS di Mosul barat

irak, isis Hak atas foto Reuters
Image caption Militer Irak bergerak menuju Mosul barat, pada 19 Februari 2017

Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi, mengumumkan dimulainya serangan di bagian barat Kota Mosul untuk mengusir kelompok yang menyebut diri mereka 'Negara Islam' atau ISIS.

Awal tahun ini, militer Irak dan milisi sekutu mengambil alih bagian timur Mosul, tempat perlindungan penting ISIS di Irak.

Namun, bagian barat Mosul, dengan jalan-jalan sempitnya, menjadi tantangan besar bagi militer Irak.

"Kami mengumumkan dimulainya fase baru dalam operasi ini. Kami akan datang ke Niniwe untuk membebaskan bagian barat Mosul. Pasukan kami mulai membebaskan warga dari teror Daesh (ISIS)," kata Al-Abadi sebagaimana dikutip kantor berita ISIS.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menyuarakan kerisauan tentang para warga yang terjebak dalam pertempuran di Mosul. Sejumlah laporan menyebutkan warga yang di sana mencapai sekitar 650.000 jiwa.

Hak atas foto AHMAD AL-RUBAYE / AFP / Getty
Image caption Militer Irak disokong kelompok milisi Hashed al-Shaabi dalam melakukan penyerbuan ke bagian barat Mosul.

Selebaran yang memperingatkan warga akan bahaya serangan dalam waktu dekat telah dijatuhkan di bagian barat Mosul.

Pasukan Irak telah mengepung Mosul, kecuali bagian barat kota itu. Wartawan BBC, Sebastian Usher, melaporkan menguasai kembali kota tersebut bukan hanya mengusir kekuatan militer ISIS, tapi juga meminimalisasi korban warga sipil serta menghindari serangan balas dendam.

Koordinator kemanusiaan PBB untuk Irak, Lise Grande, mengatakan "semua pihak dalam konflik melakukan segalanya yang mereka bisa demi memastikan warga sipil selamat dari pertempuran dan bisa hidup."

Serangan ke bagian timur Mosul dilancarkan pada 17 Oktober 2016, dua tahun setelah anggota ISIS menguasai Mosul dan mengendalikan bagian utara serta barat Irak.

Militer Irak baru bisa mengamankan bagian timur Mosul bulan lalu melalui pertempuran sengit.

Berdasarkan data PBB, hampir setengah dari seluruh korban tewas di Mosul adalah warga sipil. Sedikitnya 1.096 orang tewas dan 694 lainnya cedera sejak Oktober 2016.

Topik terkait

Berita terkait