Pasukan Irak lanjutkan serangan melawan ISIS di Mosul barat

Irak, Mosul, ISIS Hak atas foto AFP/AHMAD AL-RUBAYE
Image caption Ribuan pasukan terlibat dalam serangan untuk merebut bagian barat Mosul, dengan dukungan artileri dan helikopter bersenjata.

Pasukan pemerintah Irak berhasil bergerak maju ke beberapa kampung dalam hari pertama serangan untuk merebut kembali bagian barat Kota Mosul dari kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.

Ribuan pasukan terlibat dalam serangan Minggu (19/02) yang didukung oleh artileri dan helikopter bersenjata dengan sasaran utama bandara Mosul.

Dalam pernyataannya, Letnan Jenderal Abdulamir Yarallah, menyebutkan satuan Tanggap Darurat sudah merebut kampung Athbah dan Al-Lazzagah, di sebelah selatan bandara.

Hak atas foto AFP/AHMAD AL-RUBAYE
Image caption Rencana serangan diummukan oleh PM Irak, Haider Haider al-Abadi, pada Minggu (19/02) pagi.

Wartawan BBC, Quentin Sommerville, yang meliput bersama pasukan Irak menyaksikan senjata dan amunisi yang ditinggalkan para milisi ISIS, termasuk sebuah mobil berisi bom yang tidak sempat digunakan di dalam sebuah gedung.

Sementara milisi ISIS melakukan perlawanan dengan serangan bom mobil dan dalam satu insiden menjatuhkan bahan peledak dari pesawat tak berawak.

Serangan terbaru ini meningkatkan kekhawatiran PBB atas 650.000 warga sipil yang terperangkap. Selebaran untuk mengingatkan para warga atas operasi militer yang akan segera dilancarkan sudah sempat disebarkan lebih dulu di kawasan sebelah barat Mosul.

Hak atas foto AP/Khalid Mohammed
Image caption Meningkat kekhawatiran akan nasib warga sipil, seperti yang dialami penduduk di Mosul bagian timur akhir Januari lalu.

Yayasan amal Save the Children mengatakan bahwa sebanyak 350.000 anak-anak berada dalam risiko terperangkap dalam perang.

"Ini merupakan pilihan suram bagi anak-anak di Mosul barat saat ini: bom, tembak-menembak dan kelaparan jika mereka tetap tinggal atau eksekusi dan penembak gelap kalau mereka mencoba melarikan diri," kata Direktur Save the Children Irak, Maurizio Crivallero.

Pasukan Irak kini sudah mengepung bagian barat Mosul sementara pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat melancarkan serangan udara atas sasaran-sasaran ISIS.

Rencana serangan ini diumumkan secara resmi oleh Perdana Menteri Irak, Haider Haider al-Abadi, pada Minggu pagi.

* Wartawan BBC, Quentin Sommerville, meliput bersama pasukan khusus Divisi Tanggap Darurat di dekat Mosul.

Topik terkait

Berita terkait