Iran larang drone pribadi mengudara di Teheran

Drone Hak atas foto PA
Image caption Para pejabat militer di Teheran mengatakan drone "quadcopter" ini bisa "dimanfaatkan oleh musuh."

Para pejabat Iran melarang penerbangan semua drone pribadi di Teheran setelah dua insiden baru-baru ini menimbulkan kekhawatiran soal keamanan.

Kini surat izin penggunaan drone hanya akan diberikan kepada "pihak terkait dan bukan individu", kata para pejabat militer.

Perangkat udara tak berawak ini telah menimbulkan berbagai kekhawatiran seputar keamanan setelah ada drone yang mendekati beberapa wilayah penting.

Drone menjadi semakin populer di Teheran, tetapi membuat marah penduduk setempat yang meyakini bahwa peranti tersebut telah melanggar privasi mereka.

"Quadcopters ini dilengkapi dengan berbagai kamera dan bisa terbang di atas wilayah-wilayah penting, mengambil gambar dan dimanfaatkan oleh musuh," kata wakil komandan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), Ali Reza Rabi'i.

"Sebagai objek terbang, terutama dari heli yang bisa memotret (drone yang dilengkapi dengan kamera) mereka bisa menjadi ancaman," kata komandan, menurut kantor berita Tasnim.

Pada Desember 2016, sebuah pesawat tak berawak ditembak jatuh setelah memasuki zona larangan terbang di dekat kantor pejabat tinggi negara, termasuk kantor Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Drone yang dilaporkan milik stasiun televisi di negara itu, dikatakan melakukan pengambilan gambar untuk sebuah film dokumenter.

Insiden lainnya yang terjadi bulan lalu adalah ketika sistem pertahanan udara Khatam al-Anbia menembak drone tak dikenal di atas pusat kota Teheran, tapi mereka gagal menghancurkan perangkat itu.

Topik terkait