Pembunuhan Kim Jong-nam: Berjaket anti-peluru, Siti Aisyah dihadapkan ke pengadilan

Doan Thi Huong (left) and Siti Aisyah (right) outside court in Malaysia, surrounded by armed guards. 1 March 2017. Hak atas foto AP
Image caption Doan Thi Huong (kiri) dan Siti Aisyah (kanan) datang ke pengadilan dengan mengenakan jaket anti peluru.

Siti Aisyah dan seorang perempuan Vietnam dihadapkan pengadilan untuk pertama kalinya, untuk dakwaan pembunuhan Kim Jong-nam yang ancamannya adalah hukuman gantung.

Perempuana asal Serang, Siti Aisyah, dan Doan Thi Huong, seorang perempuan Vietnam, didakwa terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-nam, kakak pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

Keduanya datang di pengadilan dengan menganakan jaket anti peluru dan kawalan ketat pasukan khusus polisi.

Sejauh ini pengadilan belum sampai pada tingkat pernyataan derdakwa terhadap dakwaan. Namun setelah dakawaan dibacakan, Doan Thi Huong mengatakan, "Saya mengerti, namun saya tidak bersalah," katanya dalam bahasa Inggris.

Keduanya akan dihadirkan lagi dalam sidang tanggal 13 April nanti. Dan saat itu mereka akan diadili secara terpisah, dengan Siti Aisyah akan menjadi terdakwa pertama yang diadili, disusul kemudian pengadilan terhadap Doan Thi Huong.

Hak atas foto AP
Image caption Kim Jong-nam hidup di luar Korea Utara sejak bertahun-tahun, dan tewas di bandara Kuala Lumpur.

Pengacara Siti Aisyah yang ditunjuk KBRI, Gooi Soon Seng, meminta pengadilan untuk mengeluarkan ketetapan yang melarang polisi dan saksi potensial untuk memberi pernyataan yang bisa membahayakan hak Siti AIstyah dalam memperoleh peradilan yang adil.

Siti Aisyah dan Doan Thi Huong mengaku mereka dipedaya orang yang 'mirip orang Jepang atau Korea,' yang membayar mereka RM400, atau sekitar 1,2 juta untuk apa yang mereka sangka sebagai kelakar untuk televisi.

Kejaksaan Malaysia belum memastikan apakah mereka juga akan mendakwa dua tersangka lain, seorang Korea Utara dan seorang Malaysia Malaysia.

"Itu tergantung hasil penyelidikan polisi, yang sekarangnmasih sedang berlangsung,: kata Mohamed Apandi Ali dari Kejaksaan seperti dikutip AFP.

Para tersangka lain, termasuk seorang pejabat di Kedutaan dan seorang pegawai Maskapai penerbangan Korea Utara, masih buron.

Hak atas foto Reuters/AFP
Image caption Doan Thi Huong (kiri) and Siti Aisyah (kanan) mengaku dibayar Rp1,2 juta untuk melakukan apa yang mereka kira lelucon untuk TV.

Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, tewas di Kuala Lumpur akibat terpapar zat saraf VX.

Elemen zat saraf mematikan ini diduga diusapkan oleh dua perempuan -Siti Aisyah dan Doan Thi Huong - ke wajah Kim Jong-nam saat ia bersiap check in di bandar udara internasional Kuala Lumpur dua pekan lalu.

Korea Selatan mengklaim Korea Utara berada di balik pembunuhan Kim Jong-nam dan menyerukan agar keanggotaan Korea Utara di PBB dibekukan 'karena menggunakan senjata kimia' untuk membunuh Kim Jong-nam. "

Topik terkait

Berita terkait