Istri PM Kanada dikecam terkait unggahan Hari Perempuan

Sophie Trudeau Hak atas foto FACEBOOK/SOPHIE GREGOIRE TRUDEAU
Image caption Sophie Trudeau menyertakan foto yang bergandengan tangan dengan sang suami dalam unggahan di Facebook.

Sophie Gregoire Trudeau, yang menikah dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, memicu perdebatan di media sosial pada Hari Perempuan Internasional.

Ia meminta orang-orang untuk "merayakan bersama anak laki-laki dan pria dalam kehidupan kita yang mendorong kita untuk menjadi diri kita yang sebenarnya, yang memperlakukan perempuan dan wanita dengan hormat" tulisnya pada 8 Maret.

Gregoire Trudeau juga meminta para pengikutnya untuk mengunggah foto mereka dengan suami atau pasangan pria mereka.

Tetapi, beberapa orang yang berkomentar di Facebook mengatakan postingan Gregoire Trudeau "tidak peka" dan bahkan "memalukan".

Dalam unggahan Facebook, istri Trudeau juga menyertakan foto dirinya dan sang suami sedang bergandengan tangan.

"Mengapa kita harus merayakan pria pada Hari Perempuan Internasional?" tanya salah seorang pengguna Facebook, Bibi Ebel. "Saya bingung," katanya.

"Banyak hal yang bisa dilakukan untuk merayakan perempuan, namun seruan ditujukan untuk merayakan pria. Partner dan ikatan memang sangat penting, begitu pula masalah kewanitaan."

Hak atas foto Reuters
Image caption Banyak kalangan mendukung pesan yang diunggah oleh Gregoire Trudeau.

Pengguna media sosial lainnya, Kristyn Ann, menulis, "Ini benar-benar konyol. Sangat memalukan.

"Saya pikir, sebaliknya saya berfoto dengan putri saya, teman-teman perempuan dan rekan."

Tidak semua orang sepakat dengan sentimen Gregoire Trudeau, ibu tiga anak dan mantan reporter berita hiburan.

Sejauh ini unggahannya telah disukai oleh 11.000 orang dan sebanyak 2.300 orang memberikan emoji "hati", lebih banyak dari emoji-emoji yang memperlihatkan ekspresi kemarahan dan menangis yang juga dapat digunakan untuk bereaksi terhadap posting-posting di jaringan sosial.

"Bu, meski reaksi Anda berlebihan dalam menanggapi Hari Perempuan, saya ingin mengucapkan terima kasih atas semangat inklusi yang dimaksud dalam posting Ibu," tulis salah seorang pengguna, Ian Stumpf.

Hak atas foto Reuters
Image caption Trudeau berulang kali menyatakan dirinya sebagai "feminis."

Emily Herbert menulis, "Saya tidak percaya dengan reaksi ini!! Sepertinya tidak banyak pria yang berdiri di belakang kita untuk berjuang demi kesetaraan. Saya menghargai orang-orang yang melakukan hal ini."

Tak tinggal diam, Gregoire Trudeau pun menanggapi berbagai komentar orang-orang terhadap postingannya.

"Baiklah, sekarang kita terlibat percakapan! Terima kasih kepada semua orang yang telah memberikan tanggapan dan foto-foto! Saya menyukainya," tulisnya beberapa jam kemudian.

Pesan yang disampaikan dirinya termasuk promosi acara Hari Perempuan Internasional dengan sebuah badan amal Plan International Canada, dan Equal Voice, sebuah organisasi yang didedikasikan untuk memilih lebih banyak perempuan untuk jabatan politik.

Tujuan kita adalah kesetaraan gender, dan memperjuangkan hal itu tentu membutuhkan pria dan wanita bekerja bersama- membesarkan anak laki-laki dan anak perempuan kita untuk membuat perbedaan, bergandengan tangan. Ini soal mengakui bahwa kita seharusnya menjadi mitra dalam perjalanan ini,"

Sebagai seorang advokat yang bersuara lantang untuk kesetaraan gender, Trudeau berulang kali menyatakan bahwa dirinya adalah seorang "feminis".

Topik terkait

Berita terkait