Trump undang Presiden Palestina Mahmoud Abbas ke Gedung Putih

palestina, israel Hak atas foto EPA
Image caption Pembentukan negara Palestina yang berdampingan secara damai dengan Israel atau disebut solusi dua negara menjadi isu kunci dalam perundingan damai di Timur Tengah selama berpuluh tahun.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah mengundang Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, untuk mengunjungi Gedung Putih "dalam waktu dekat".

Undangan itu, menurut juru bicara Trump, Sean Spicer, disampaikan melalui percakapan telepon pada Jumat (10/03) waktu Washington DC.

Sebagaimana dikutip kantor berita Reuters, juru bicara Mahmoud Abbas, Nabil Abu Rdainah, mengatakan Trump mengundang pemimpin Palestina itu untuk berdiskusi mengenai cara menghidupkan kembali perundingan damai dengan Israel.

Dalam percakapan itu, kata Rdainah, Trump menekankan "komitmennya untuk proses perdamaian yang berujung pada perdamaian sebenarnya antara rakyat Palestina dan rakyat Israel."

Sebelum percakapan melalui telepon berlangsung, sejumlah pejabat Palestina mengindikasikan bahwa Abbas akan mendesak Trump untuk menanggapi pembangunan kawasan permukiman warga Israel di wilayah pendudukan dan pentingnya solusi dua negara.

Saat menjamu Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pada Februari lalu, Trump sama sekali tidak menyebut solusi dua negara untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina.

Hal itu semakin menguatkan anggapan Palestina bahwa Washington semakin bersikap pro-Israel di bawah pemerintahan Trump.

Pada Kamis (09/03), Senat AS menyetujui usulan Trump untuk mengangkat David Friedman sebagai duta besar AS untuk Israel.

Friedman dikenal sebagai sosok yang menghendaki pemindahan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Jerusalem. Usulan ini memicu polemik mengingat Israel dan Palestina sama-sama menginginkan Jerusalem sebagai ibu kota.

Berita terkait