Kuburan massal 'ditemukan' di dekat Penjara Badoush, Mosul

Badoush Hak atas foto AFP
Image caption Pasukan Irak menguasai kembali penjara Badoush pada awal pekan ini.

Kuburan massal yang diduga berisi 500 jasad orang telah ditemukan di dekat bangunan penjara Badoush, Kota Mosul, Irak, kata komandan pasukan Irak.

Pasukan kelompok milisi sukarelawan Syiah - yang diberi nama al-Hashd al-Shaabi - mengatakan korban adalah "tawanan sipil" yang dibunuh oleh kelompok militan yang menamakan dirinya sebagai Negara Islam atau dulu disebut ISIS.

ISIS diduga telah membunuh hingga 600 orang tahanan, yang sebagian besar adalah warga Islam Syiah. Pembunuhan ini diduga mulai dilakukan ketika mereka merebut Mosul pada 2014.

Penjara Badoush direbut kembali oleh pasukan Irak pada awal pekan ini.

Pasukan al-Hashd al-Shaabi mengatakan pada Sabtu (11/03) bahwa "kuburan massal berskala besar" berisi sisa-sisa jasad 500 orang tahanan sipil yang "dieksekusi oleh kelompok ISIS setelah mereka menguasai penjara itu selama pendudukan atas Mosul".

Namun demikian, salah-seorang sumber militer Irak yang terlibat dalam pengerahan pasukan milisi Syiah itu tidak dapat mengkonfirmasi temuan kuburan massal itu.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Desa Badoush terletak sekitar 15 km dari pusat kota Mosul.

Walau laporan ini tidak dapat segera diverifikasi, laporan Human Rights Watch (HRW) dua tahun lalu mengatakan bahwa ratusan narapidana pria dibunuh oleh kelompok militan ISIS pada saat itu.

Setelah penjara Badoush dikuasai ISIS pada Juni 2014, sekitar 1.500 orang narapidana dikumpulkan dan diangkut dengan truk menuju kawasan yang terisolasi di tengah padang pasir, ungkap napi yang selamat kepada kelompok hak asasi.

Menurut laporan HRW, orang-orang ISIS yang bersenjata kemudian memisahkan narapidana Syiah dari napi Sunni dan Kristen. Mereka kemudian dipaksa berbaris dan berlutu sepanjang hari di tepi sebuah lubang.

Para napi Syiah itu kemudian ditembak di bagian kepala, kata seorang korban selamat yang melarikan diri atau pura-pura mati karena mereka terlindung tubuh korban tewas yang jatuh di atas mereka.

Pasukan lapis baja Irak dan kelompok milisi merebut kembali penjara Badoush penjara, di dekat pusat kota Mosul, Rabu lalu.

Pernyataan yang dirilis oleh pasukan Irak tidak mengatakan apakah mereka menemukan orang-orang yang masih hidup dalam tahanan pasukan ISIS.

Pemerintah Irak melancarkan operasi untuk merebut kembali Mosul sejak Oktober lalu, dan mengumumkan bahwa sisi timur kota itu telah dikuasai kembali dua bulan lalu.

Pasukan Irak saat ini tengah bergerak menuju barat Mosul yang didiami banyak orang.

Berita terkait