Inggris dan AS larang laptop di kabin untuk penerbangan tertentu

Bandara, larangan laptop Hak atas foto AP
Image caption Amerika Serikat menetapkan larangan berlaku untuk sembilan maskapai yang terbang dari sepuluh bandara.

Amerika Serikat dan Inggris menerapkan larangan membawa laptop di dalam kabin untuk penerbangan dari beberapa negara Timur Tengah dan Afrika Utara, termasuk Turki.

Larangan atas peralatan elektronik yang lebih besar dari telepon pintar ini diberlakukan sebagai tindakan berjaga-jaga dalam upaya antiteroris.

Pemerintah Inggris mengambil keputusan beberapa jam setelah larangan yang diterapkan Amerika Serikat, namun dengan perbedaan maskapai penerbangan.

Kantor PM Inggris mengatakan penumpang 14 maskapai penerbangan tidak boleh membawa laptop di dalam kabin untuk penerbangan langsung dari Turki, Libanon, Yordania, Mesir, Tunisia, dan Arab Saudi.

Sebelumnya pemerintah Amerika Serikat, mulai Selasa (21/03), mengeluarkan larangan membawa laptop dan alat elektronik besar lainnya ke dalam ruang kabin pesawat pada beberapa maskapai yang terbang dari Timur Tengah dan Afrika Utara.

Menurut Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (DHS), alasan penerapan aturan ini adalah menanggapi penggunaan 'cara-cara inovatif' oleh teroris dalam melakukan serangan.

Hak atas foto AP/Chris Ison

Ditambahkan bahwa bom bisa disembunyikan di dalam laptop, gawai digital seperti tablet, alat pemutar DVD dan alat permainan elektronik (console game).

Maka perangkat tersebut dilarang, tetapi telepon pintar dan telepon genggam tetap diperbolehkan.

Maskapai yang terpengaruh

Diketahui bahwa maskapai yang akan terpengaruh oleh kebijakan di Amerika Serikat ini adalah:

  1. Royal Jordanian
  2. Egypt Air
  3. Turkish Airlines
  4. Saudi Arabian Airlines
  5. Kuwait Airways
  6. Royal Air Maroc
  7. Qatar Airways
  8. Emirates
  9. Etihad Airways

Pihak berwenang Amerika mengatakan kesembilan maskapai ini akan diberi waktu 97 jam, mulai dari pukul 07.00 GMT hari Selasa (21/03) untuk mulai melakukan pelarangan terhadap perangkat yang lebih besar darupada telepon genggam.

Menurut mereka, pelarangan ini diberlakukan tanpa ada batas waktu tertentu.

Image caption Bandara-bandara yang terkena larangan membawa laptop dan alat elektronik besar lainnya ke dalam kabin.

Pelarangan Amerika Serikat diberlakukan di utuk penerbangan dari sepuluh bandara berikut ini:

  1. Bandara Internasional Mohammad V Internasional, Casablanda, Maroko
  2. Bandara Ataturk, Istanbul, Turki
  3. Bandara Internasional Kairo, Mesir
  4. Bandara Internasional Queen Alia, Amman, Yordania
  5. Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi
  6. Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi
  7. Bandara Internasional Kuwait City, Kuwait
  8. Bandara Internasional Hamad, Doha, Qatar
  9. Bandara Internasional Dubai, Uni Emirate Arab
  10. Bandara Internasional Dubail Uni Emirate Arab

Dalam sebuah pernyataan, DHS mengatakan, "Pemerintah Amerika Serikat khawatir terhadap berkembangnya minat teroris dalam dua tahun terakhir untuk menargetkan penerbangan komersil, termasuk jaringan penghubung transportasi, seperti dibuktikan dengan jatuhnya penerbangan di Mesir tahun 2015, upaya serupa tahun 2016 di Somalia, serta serangan terhadap bandara di Brussels dan Istanbul."

Berita terkait