Akhirnya Malaysia loloskan Beauty and the Beast tanpa sensor

Emma Watson Hak atas foto DISNEY
Image caption Aktris Emma Watson berperan sebagai Belle dalam film Beauty and the Beast.

Film Beauty and the Beast akan dirilis di Malaysia tanpa dipotong, setelah Disney menolak tuntutan untuk menyensor adegan gay dalam film itu.

Film blockbuster tersebut akan dirilis pada tanggal 30 Maret dengan rating PG13, kata Disney. Ini artinya film tersebut memerlukan bimbingan orang tua bagi anak dibawah 13 tahun.

Dua jaringan bioskop besar itu telah mengkonfirmasi tanggal terbaru penayangan film tersebut, dua minggu setelah rilisnya ditunda pada 16 Maret.

Film ini dipermasalahkan kalangan konservatif terkait peran LeFou, sobat dari tokoh jahat Gaston, yang merupakan sosok gay pertama dalam film Disney tersebut.

Undang-undang Malaysia melarang aktivitas homoseksual, dan pelakunya akan dikenakan hukuman penjara atau hukuman fisik.

Sosok gay bisa ditampilkan dalam berbagai film di Malaysia, hanya jika digambarkan secara negatif atau pada akhirnya 'bertobat.'

Film yang dibintangi Emma Watson sebagai Belle dan Dan Stevens sebagai Si Jelek, telah meraup keuntungan lebih dari $ 350 juta (atau sekitar Rp 4 triliun) di seluruh dunia.

Sutradara film ini, Bill Condon mengatakan Le Fou 'bingung dengan seksualitasnya' dan bahwa film ini menampilkan 'momen gay' singkat.

Hak atas foto DISNEY
Image caption LeFou, yang diperankan oleh Josh Gad (kanan), merupakan sosok gay pertama dalam film yang diproduksi Disney.

Kepala Badan Sensor Film Malaysia, Abdul Halim Abdul Hamid, mengatakan kepada Associated Press pada 15 Maret bahwa adegan tersebut 'tidak pantas karena banyak anak-anak yang akan menonton film ini.'

Dewan ini meminta agar adegan gay disensor - sesuatu yang ditolak Disney.

Langkah ini juga telah memicu kemarahan di media sosial dan bahkan Menteri Pariwisata, Seri Nazri Aziz, mengatakan melarang film itu adalah sebuah tindakan 'konyol.'

Badan sensor Malaysia sendiri belum memberikan komentar tentang keputusan untuk akhirnya memutar film ini.

Film Beauty and the Beast ini juga telah menimbulkan kegusaran di tempat lain.

Hubungan seks antar laki-laki di Singapura secara teknis merupakan hubungan terlarang dan Gereja Anglikan telah mengeluarkan peringatan kepada para orang tua atas pemutaran film tersebut.

Sementara di Rusia, film ini hanya boleh disaksikan oleh remaja berusia di atas 16 tahun, dan terakhir, Kuwait juga telah menarik penayangan film ini dari berbagai bioskop.

Topik terkait