Gagal mengganti Obamacare, Trump akan reformasi pajak

Donald Trump Hak atas foto Getty Images

Presiden AS Donald Trump mengatakan dia akan beralih ke reformasi perpajakan setelah RUU layanan kesehatan yang diusulkannya gagal mendapatkan dukungan Kongres pada Jumat.

RUU yang gagal itu dirancang untuk menggantikan Obamacare, atau layanan kesehatan Affordable Care Act yang diterapkan oleh pemerintahan Barack Obama, yang ditolak selama bertahun-tahun oleh partai Republik yang mendukung Trump.

Obamacare mewajibkan seluruh rakyat AS untuk memiliki asuransi kesehatan tetapi menawarkan subsidi bagi warga yang berpenghasilan rendah.

Penolakan sejumlah politisi dari partai pendukungnya sendiri yang ebrujung penarikan RUU itu merupakan kemunduran besar bagi presiden AS yang baru ini, padahal Republik menguasai kursi di DPR dan Kongres. Trump menuding partai Demokrat sebagai penyebab kegagalan itu.

Namun, ketika menyampaikan keterangan pers di Gedung Putih, Trump berusaha tampil optimis.

"Saya akan mengatakan bahwa kita akan memulai dengan sangat, sangat kuat untuk pemotongan pajak yang besar dan reformasi perpajakan. Itu yang akan terjadi berikutnya," kata Trump, kepada wartawan.

Presiden menahan diri untuk tidak mengkritik Ketua DPR AS Paul Ryan, yang seharusnya bertugas untuk menggalang dukungan untuk RUU yang kontroversial.

"Kami belajar mengenai kesetiaan; kami belajar banyak mengenai proses penggalangan suara," kata dia.

Pada Sabtu (25/03) Trump juga mengulang klaimnya bahwa layanan kesehatan yang diterapkan sejak pemerintahan sebelumnya, atau yang dikenal Obamacare, akan 'meledak', dengan menulis cuitan "Kita akan bersama dan mengumpulkan rencana besar layanan kesehatan bagi RAKYAT. Jangan khawatir!"

Obamacare telah meningkatkan premi asuransi. Dan juga menerapkan penalti pajak terhadap warga yang tidak memiliki asuransi - banyak diantara mereka berpenghasilan rendah - sampai menengah.

Namun, layanan kesehatan itu juga melarang perusahaan asuransi untuk menolak memberikan perlindungan kesehatan bagi warga dengan riwayat penyakit sebelumnya, dan mengizinkan anak muda untuk tetap masuk dalam layanan itu bersama orangtuanya sampai usia 26 tahun.

Berita terkait